Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:22wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Yukinobu Bicara Soal Pertemanan Usai Diperiksa 12 Jam Soal Video Syur, Singgung Gisel?

Selasa, 05-January-2021 13:00

Michael Yukinobu De Fretes
Foto : Istimewa
Michael Yukinobu De Fretes
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Michael Yukinobu De Fretes (MYD) berbicara soal pertemanan usai diperiksa selama 12 jam, soal video syur nya dengan Penyanyi Gisella Anastasia. Tidak diketahui dengan jelas, apa maksud pendapatnya soal pertemanan tersebut.

Friendship isn’t a big things, It’s a million little things. –Paulo Coelho-,” tulis pria berdarah Ambon-Jepang ini, dikutip dari unggahan Instagram Storynya, Selasa (5/1/2021).

Seperti diketahui, pada Senin (4/1/2021) kemarin, MYD memenuhi panggilan untuk datang ke Polda Metro Jaya. MYD diperiksa terkait kasus viralnya video syur berdurasi 19 detik yang beredar di media sosial, bersama Mantan Istri Artis Gading Marten.

MYD tampak datang mengenakan celana cokelat muda dan kemeja berwarna putih, didampingi oleh kuasa hukumnya. Dia juga terlihat mengenakan masker putih dan menjalani rapid test antibodi serta rapid test antigen yang menyatakan negatif Covid-19, sebelum diperiksa pihak Kepolisian.

Dua belas jam diperiksa, MYD lantas memberikan keterangan pada awak media. Pria yang hobi bermain Basket tersebut mengaku menyesal dan menyampaikan permintaan maaf.

Permintaan maaf MYD secara khusus disapampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia dan keluarga. Dia juga sampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang terkait atas kasus video syur.

MYD menilai, kasus yang tengah menyandungnya merupakan hukuman dari Tuhan. Dia lantas meminta doa dan dukungan dalam menghadapi kasus yang menyeretnya dan menyeret Ibunda dari Gempita Nora Marten tersebut.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli