Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:04wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Wisata Religi dan Budaya Terbaik yang Ada di Sumbar

Jumat, 16-April-2021 21:30

Sumbar tawarkan wisata budaya dan religi.
Foto : Kemenparekraf
Sumbar tawarkan wisata budaya dan religi.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Selain Pulau Lombok dan Daerah Istimewa Aceh yang menawarkan wisata religi selama Ramadan, Sumatera Barat juga layak Anda kunjungi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung pengembangan wisata berbasis alam dan budaya di Sumatra Barat.

Menparekraf Sandiaga mengatakan Sumatra Barat merupakan provinsi dengan potensi wisata yang kaya akan keindahan alam dan budaya, terutama dari segi kuliner.

"Saya pikir pengembangan pariwisata di Sumatra Barat berbasis _nature and culture_ ini sudah tepat," kata Sandiaga, Kamis, (15/4/2021).

Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah daerah mengemas potensi-potensi tersebut menjadi lebih berkualitas. "Jadi kita punya kekayaan sumber daya alam dan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif tapi bagaimana kita meningkatkan nilai tambahnya," katanya.

Pengembangan potensi wisata ini juga perlu diselaraskan dengan pengembangan desa-desa wisata di provinsi yang juga dikenal dengan sebutan "Ranah Minang" itu. 

Menurut Sandiaga, desa wisata dapat membuka peluang sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi pemenang pascapandemi COVID-19.

Ia mencontohkan pengembangan tersebut dengan diraihnya sertifikasi "Desa Wisata Berkelanjutan" oleh Desa Wisata Kubu Gadang yang berada di Kota Padang Panjang. Nantinya, program ini juga bisa diikuti oleh desa-desa wisata lainnya.

"Pandemi ini akan mengubah peta sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Saya juga akan menyempatkan diri berkunjung ke Sumatra Barat," ujar Sandiaga.

Selain pengembangan desa wisata, Sandiaga juga menekankan pentingnya digitalisasi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatra Barat. Menurutnya, digitalisasi juga berperan penting dalam upaya meningkatkan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sana.

"Ini juga masuk ke dalam pengembangan desa wisata dan juga ekonomi kreatif kedepannya. Saya yakin, dengan kita bergandengan tangan, kita bisa kembali bangkit," ungkap Sandiaga.

Sementara itu, wisata religi yang bisa dilakukan para turis adalah mengunjungi kemegahan masjid-masjid di Sumatara Barat. 

Masjid Raya Sumatra Barat

Masjid ini memiliki arsitektur yang sangat unik dan tahan gempa. Masjid Raya Mahligai Minang ini didesain dengan memiliki banyak pintu. Karena keadaan inilah masjid ini dijuluki sebagai “Masjid Seribu Pintu Angin”. Meskipun sebenarnya pintu utama hanya 17 pintu saja.

Masjid Raya Ganting

Masjid ini merupakan bangunan tertua yang ada di Kota Padang, karena dibangun pada tahun 1805 di lokasi ini yang sebelumnya berada di pinggir Batang Harau, Kecamatan Padang Selatan.

Masjid Muhammadan

Berkunjung ke kawasan Kota Tua Padang rasanya belum lengkap jika tidak mampir dan beribadah ke Masjid Muhammadan. Masjid yang tepatnya berlokasi di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang ini merupakan salah satu masjid yang tertua di Kota Padang.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani