Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:18wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Pelaku Penembakan Warga Sipil di Intan Jaya Diduga Anggota KKB, Ini yang Dilakukan Polisi

Rabu, 10-Februari-2021 03:00

Ilustrasi tembakan senjata api.
Foto : govtech.com
Ilustrasi tembakan senjata api.
17

TIMIKA, NETRALNEWS.COM - Aparat kepolisian hingga kini masih terus menyelidiki pelaku penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Ramli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada awal pekan ini.

Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal mengatakan pelaku penembakan tersebut diduga kuat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), namun masih terus diselidiki.

"Di Intan Jaya ada beberapa kelompok KKB. Kita dalami dulu pelakunya ini dari kelompok yang mana. Semoga kami bisa secepatnya mengungkap siapa dalang di balik rentetan peristiwa kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini di Intan Jaya," kata Kombes Kamal di Timika, Selasa (9/2/2021).

Ia menerangkan bahwa pelaku yang menembak Ramli sebetulnya cukup dikenal oleh korban bersama saksi lainnya.

"Pelaku ini sebetulnya diketahui oleh korban bersama saksi lainnya. Wajahnya tidak asing, cuma korban tidak mengenal namanya. Makanya korban tidak menyangka pelaku ini bisa melakukan kekerasan seperti itu," kata Kombes Kamal.

Ramli yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang barang kelontongan, ditembak dengan senjata api laras pendek oleh seseorang pada Senin (8/2) petang.

Saat itu, pelaku mendatangi kios milik Ramli dengan modus untuk membeli minyak tanah.

Lantaran tidak membawa jerigen untuk mengisi minyak tanah, korban menyuruh isterinya untuk mengambil jerigen.

Saat isteri Ramli hendak mengambil jerigen, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan menembaki Ramli.

Korban tertembak pada bagian wajah, tepat di bawah hidung, pada pipi sebelah kiri tembus hingga ke bagian belakang.

Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.30 WIT korban dievakuasi ke Timika dari Sugapa dengan pesawat Smart Air Aviation PK – SNK untuk menjalani perawatan di RSUD MImika.

"Kondisi korban sejak kemarin saat dievakuasi dari lokasi kejadian ke klinik di Sugapa dan kemudian tadi pagi dievakuasi dari Sugapa ke Timika dalam keadaan sadar," jelas Kombes Kamal, seperti dilansir Antara.

Polda Papua menyayangkan terjadinya kembali tindak kekerasan terhadap warga sipil di Kabupaten Intan Jaya tersebut.

"Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Di saat pemerintah daerah Kabupaten Intan Jaya terus berupaya membangun daerahnya, tapi di sisi lain KKB selalu melakukan kekerasan baik terhadap TNI-Polri maupun terhadap warga sipil. Berkali-kali kami sudah mengimbau jangan ganggu saudara-saudara kita karena kehadiran mereka selain mencari nafkah tapi ikut juga membangun daerah," ujar Kombes Kamal. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP