Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:30wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Warga Desa di Aceh Besar Digegerkan dengan Penemuan Benda Ini

Sabtu, 20-Maret-2021 22:30

Tim Penjinak Bahan Peledak Perlengkapan Kodam Iskandar Muda saat mengangkat benda yang diduga mortir aktif, di Aceh Besar, Sabtu (20/3/2021).
Foto : Dokumentasi Humas Polresta Banda Aceh
Tim Penjinak Bahan Peledak Perlengkapan Kodam Iskandar Muda saat mengangkat benda yang diduga mortir aktif, di Aceh Besar, Sabtu (20/3/2021).
9

ACEH BESAR, NETRALNEWS.COM - Warga Desa Lambaet, Kecamatan Kutabaro, Kabupaten Aceh Besar, digegerkan dengan penemuan benda yang diduga mortir aktif saat meratakan tanah pembangunan gedung serbaguna setempat. 

"Diduga mortir aktif ditemukan oleh seorang warga di Aceh Besar sewaktu merapikan tanah, saat ditemukan masih terbungkus rapi," kata Kepala Polresta Banda Aceh, Komisaris Besar Polisi Joko Krisdiyanto, di Aceh Besar, Sabtu (20/3/2021). 

Ia mengatakan, mortir itu ditemukan warga saat meratakan tanah untuk membangun gedung serba guna, namun secara tiba-tiba mereka mencangkul gundukan tanah dan menyentuh satu kotak besi.

Setelah menemukan benda itu, kata dia, para pekerja itu langsung membongkar isi kotak besi itu hingga ditemukan benda menyerupai peluru di dalamnya.“Garis polisi dipasang sesudah benda itu ditemukan guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya.

Baca Juga :

Selanjutnya, kata dia, tim penjinak bahan peledak Kodam Iskandar Muda mengangkat benda diduga mortir itu untuk diledakkan di lapangan Resimen Induk Kodam Iskandar Muda.

Sementara itu, Kepala Detasemen Gegana, Komisaris Besar Polisi Akmal, mengatakan, mortir itu berkalibe 81 mm buatan PT Pindad tahun pembuatan 1996/1997. "Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk diserahkan ke Perlengkapan Kodam Kodam Iskandar Muda," ujar Akmal.

Secara dimensi, mortir itu berbobot 4,630 gram dengan panjang 351 mm serta berdiameter 81 mm.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli