Netral English Netral Mandarin
01:30wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Wakil Ketua DPRD DKI Angkat Bicara Soal Kasus Penembakan Enam Anggota FPI

Kamis, 10-December-2020 17:00

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi
Foto : Istimewa
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menilai, kasus penembakan yang menewaskan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) beberapa waktu lalu sangat mengejutkan semua pihak.

Demi keadilan dan tegaknya hukum, para ahli harus bergerak cepat bahu membahu mengungkap fakta yang sebenarnya dengan jujur dan profesional.

“Kepada rakyat jangan disuguhkan fitnah dan jangan disuguhkan dusta, karena kebusukan sampai kapanpun akan tercium baunya,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi pada Kamis (10/12/2020).

Suhaimi menilai, negeri ini akan mencapai cita-citanya yang luhur bila keadilan ditegakkan, serta kedholiman dan kesewenangan harus dilawan kemudian ditindak dengan tegas. Kata dia, hukum tidak boleh hanya berlaku untuk yang lemah, sementara yang kuat dan yang berharta merajalela melakukan apa saja secara semena-mena.

"Negara kita adalah negara hukum dan bukan hukum rimba, jadi tidak boleh aparat yang pegang senjata memuntahkan senjata seenaknya kepada rakyat yang tidak berdosa," ujar Suhaimi.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya menembak mati enam orang anggota kelompok pengikut pimpinan FPI Rizieq Shihab, yang mereka sebut sebagai Laskar Khusus FPI, di Jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50, Senin (7/12/2020) dinihari pukul 00.30.

Tindakan tegas dan terukur dilakukan petugas setelah, kendaraan yang ditumpangi anggota dipepet oleh kendaraan kelompok pengikut Rizieq Shihab.

Bukan itu saja, anggota laskar pengikut Rizieq sempat menembak kendaraan polisi. Dari 10 anggota kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab, enam orang berhasil ditembak mati dan 4 lainnya kabur.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menjelaskan, anggota Polda Metro Jaya mendapatkan informasi adanya pengerahan massa untuk mengawal pemeriksaan Habib Rizieq Shihab.

"Terkait hal itu kemudian kami melakukan penyelidikan hal tersebut. Ketika anggota Polda mengikuti kendaraan simpatisan MRS (Muhammad Rizieq Shihab) kendaraan petugas dipepet dan diserang dengan senjata api dan sajam (samurai dan celurit)," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli