Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:53wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Viral! Nesa Bocah 7 Tahun Hilang, Denny Siregar: Dia Memakai Baju Persebaya dan Sendal Kuning

Sabtu, 27-Maret-2021 05:50

Denny Siregar dan Nesa Alana Karaisa
Foto : FB/Denny Siregar
Denny Siregar dan Nesa Alana Karaisa
22

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Viral Nesa Alana Karaisa, anak perempuan berumur 7 tahun hilang belum ditemukan membuat pegiat media sosial Denny Siregar tergerak dan ikut mengirim pesan bagi siapapun yang mengetahui keberadaan anak tersebut agar segera melapor ke aparat. 

Melalui akun FB-nya, Denny membuat catatan pendek berjudul “Nesa Belum Ditemukan.” Berikut catatan Denny:

NESA BELUM DITEMUKAN..

Kisah Nesa ini sekarang jadi kisah viral di Surabaya..

3 hari lalu dia sedang bermain dengan temannya di sebuah taman dekat rumah. Nesa yang biasa dipanggil Ara, anak usia 7 tahun ini, sempat dipanggil kakaknya untuk pulang tapi dia masih pengen main.

Sampai sore dia tidak pulang ke rumah. Orangtuanya sibuk mencari kemana-mana, termasuk melapor ke polisi segala. Dan sampai sekarang, jejak Nesa masih tidak kelihatan. 

Informasinya, dia memakai baju Persebaya dan sendal kuning.

Seandainya ada teman-teman yang melihat anak ini, segera hubungi no telepon radio Suara Surabaya. Atau setidaknya bantu menshare berita ini, supaya jejaknya bisa ketahuan..

Semoga, Nesa atau Ara ditemukan. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan orangtuanya sekarang. Semoga mereka tabah menghadapi cobaan ini..

Sebelumnya diberitakan, Nesa Alana Karaisa (Ara) merupakan bocah perempuan yang dikabarkan hilang sejak Selasa (23/3/2021) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB hingga saat ini belum juga ditemukan.

Safrina Anindia Putri merupakan orang tua dari bocah perempuan 7 tahun hilang mengatakan, sebelumnya Nesa Alana Karaisa tengah belajar via online. Lalu, izin bermain bersama adik dan kakaknya. Namun, ia mengaku tak tahu kemana Ara pergi hingga saat ini.

"Saya nggak tahu, main di mana," beber Safrina pada awak media, dilansir dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Jumat (26/3/2021).

Safrina hanya mengetahui bila Ara tak mau diajak pulang usai bermain dengan 2 saudaranya. Namun, kakak dan adik Ara sudah berada dirumah. Beberapa saat kemudian, kawasan rumah Safrina diguyur hujan. Kendati demikian, Safrina yakin putrinya akan segera pulang.

Usai ditunggu beberapa saat hingga dhuhur, Ara tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Biasanya, lanjut Safrina, keika adzan dhuhur, Ara akan pulang kerumah.

"Kakak sama adiknya pulang. Terus hujan, itu saya suruh kakaknya nyari (Ara). Biasanya, kalau hujan itu pulang. Saya nyuruh nyari di Jagiran sana, tapi hasilnya gak ada. Saya tunggu sampai adzan dhuhur, itu biasanya pulang sendiri, tanpa dipanggil. Juga nggak pulang," ujarnya.

Safrina kian cemas dan turut mencari putrinya ke sejumlah tempat kerap menjadi lokasi Ara bermain. Namun, tidak ada hasil. Ara tak kunjung ditemukan.

Lantas, Safrina melaporkan kabar kehilangan Ara ke sejumlah media sosial, disertai foto dan keterangan yang lengkap. Begitu juga dengan menghubungi Command Center 112 milik Pemerintah Kota Surabaya.

Safrina berharap, putrinya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. Meski demikian, ia tak henti-hentinya menyampaikan kabar kehilangan putrinya ke sejumlah rekan, saudara, dan kerabatnya.

"Saya laporkan ke polisi, juga ke media sosial. Saya harap, ada orang yang melihat dan menemukan (Ara)," harap dia.

Sementara, Lurah Tambaksari, Amdani Pratama Yantoni mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat terkait. Ia juga mengimbau kepada warganya untuk memasang poster hilangnya Ara di sejumlah titik di Kota Surabaya.

"Kita terjunkan dari semua stakeholder di kelurahan. Mulai dari karang taruna, bhabinmas, dan lainnya," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, Amdani mengaku masih belum menemukan titik terang terkait keberadaan Ara. CCTV di sekitar lokasi hilangnya Ara, seperti di Taman Teratai, Taman Mundu, hingga beberapa rumah warga di Jalan Teratai juga sudah dicek. Sayangnya nihil.

"Kabar yang beredar, sempat dilihat di beberapa titik. Tapi, sampai saat ini, kabar tersebut belum bisa dipastikan," tuturnya. dinukil Suara.com

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto