Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:33wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Viral Foto HRS Bersama Tersangka Narkoba, FH: Ahh Firza Husein Lebih Taulah, Rizieq Jenis Apa!

Selasa, 12-January-2021 07:58

Viral Foto HRS Bersama Tersangka Narkoba
Foto : Istimewa
Viral Foto HRS Bersama Tersangka Narkoba
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Temuan mengejutkan mengenai tersangka narkoba asal Prancis, Rayan Jawad Henri Bitar, 30. Dalam instagram yang diduga milik Rayan, ditemukan sebuah foto yang diduga Rayan bersama seorang tokoh kontroversial Habib Rizieq Shihab (HRS).  

Mantan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, Selasa (12/1/21) langsung menanggapi, katanya: "Apa @MardaniAliSera blm baca ini?"

"Masa mutiara tak bs lihat seseorang yg terlibat narkoba? Kalau batu kerikil mmg akan bercampur dgn semua jenis batu2an, beda dgn mutiara yg tempatnya pasti terhormat. Ahh Firza Husein lbh taulah, Rizieq ini jenis apa..!" kata Ferdinand.

Sementara sebelumnya dilansir Jawa Pos, Foto memperlihatkan Rayan bersama HRS foto bersama sambil bergandengan tangan viral di sosial media. Dalam caption Instagram tertulis 'Ahlan Wa Sahlan Habibina Habib Rizieq Shihab'.  

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi saat dikonfirmasi mengenai foto tersangka pengguna narkoba dengan HRS, enggan berkomentar dan menjelaskan jika penyelidikan Polda Bali fokus terhadap dugaan kepemilikan senjata Rayan.  

"Foto dengan HRS tidak masuk dalam penyelidikan kami, fokus kami pada kasus narkoba dan kepemilikan senjata ilegal," jawab Syamsi, Senin (11/1).

Pada Instagram yang diduga milik Rayan tersebut, terdapat foto Rayan yang memegang senjata api. Dan, terdapat orang lain di foto tersebut yang juga memegang senjata api.  

Sementara itu, menurut beberapa sumber, walaupun Rayan berpasport Prancis, Rayan sebenarnya keturunan Lebanon. Tersangka Rayan ditangkap Dit Resnarkoba Polda Bali terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu dengan berat 4,37 gram dan satu paket lainnya dengan berat 0,33 gram.  

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat pengerebekan tersebut, Polisi juga menemukan beberapa senjata api (Senpi) . Rayan menyimpan 3 senjata api, seperti senjata api (senpi) jenis Makarov buatan Rusia, senpi jenis NAA 22LR dengan satu butir peluru. Ada juga senjata api laras panjang jenis Blade Pistol Stabizer buatan Amerika. Selain itu, ditemukan juga 28 butir peluru kaliber 9 × 9 mm.

Kepada penyidik, Rayan mengaku bukan sebagai pemilik senjata, tetapi temannya menitipkan senjata tersebut di vilanya. Tetapi pengakuan tersebut tidak begitu saja dipercaya oleh petugas.  

Sampai saat ini, Uji Balistik terhadap senjata milik Rayan tersebut belum keluar. Polda Bali belum memberikan penjelasan mengapa Uji Balistik tersebut belum keluar walaupun penangkapan Rayan sudah beberapa bulan lalu.

Jejak kejahatan Rayan di Bali terkait kasus narkoba tidak terjadi kali ini saja. Rayan sebelumnya pernah dipenjara selama 4 bulan pada tahun 2014 setelah divonis oleh Pengadilan Negeri Denpasar dalam kasus yang sama.  

Rayan juga pernah diidentifikasi pernah dilaporkan melakukan pencurian CCTV di di sebuah kafe di Kerobokan Badung, dan korban melapor ke Polres Badung Juni 2020 lalu.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto