Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:28wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ustaz Maaher Meninggal, Teddy: Kubur Semua Kesalahannya, Jangan Diungkit Lagi

Selasa, 09-Februari-2021 20:32

Teddy Gusnaidi, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI).
Foto : Youtube Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI).
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi turut berdukacita atas meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata pada Senin (8/2/2021).

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, selamat jalan Soni Eranata.. @ustadzmaaher_," tulis Teddy di akun Twitternya, Selasa (9/2/2021).

Dalam cuitannya, Teddy juga mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak lagi mengungkit kesalahan yang pernah dibuat Ustaz Maaher semasa hidupnya.

"Kubur semua kesalahannya dan jangan diungkit lagi urusan duniawinya, karena beliau sudah berpulang," kata @TeddyGusnaidi.

Seperti diberitakan, Ustaz Maaher meninggal dunia di Rutan Bareskrim Polri pada Senin (8/2/2021).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, Maaher wafat karena sakit. "Benar (meninggal dunia), karena sakit," kata Rusdi saat dihubungi, Senin.

Sementara itu, salah satu pengacara Ustaz Maaher, Novel Bamukmin menyebut, kliennya meninggal karena sakit radang usus. "Memang beliau ada sakit radang usus yang cukup kronis," kata Novel kepada netralnews.com, Selasa (9/2/2021).

Selain radang usus, menurut Novel, Maaher juga mengalami alergi kulit. "Ustaz Maaher juga kena alergi kulit yang luar biasa dikarenakan sirkulasi tahanan yang di basment jelas tidak sehat, tidak ada sirkulasi udara dan matahari, dan juga mesin genset hidup 24 jam, sehingga menyerang kulit," terangnya.

Diketahui, Maaher ditahan di Rutan Bareskrim Polri setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian berdasarkan SARA di media sosial. Ia ditangkap pada 3 Desember 2020 dan ditahan sejak 4 Desember 2020. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP