Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:53wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ustaz Hilmi Firdausi: Kalau HRS Didukung UAS Serukan Wakaf Mau Ikut Nggak?

Senin, 01-Februari-2021 11:45

Aktivis Dakwah Hilmi Firdausi
Foto : Istimewa
Aktivis Dakwah Hilmi Firdausi
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Aktivis Dakwah Ustaz Hilmi Firdausi mempertanyakan, adakah pihak yang mau berpartisipasi apabila Habib Rizieq Shihab (HRS) didukung dengan Ustaz Abdul Somad (UAS) menyerukan wakaf.

“Cuma mau tanya netijen aja, ini misalnya yaaa, kira2 kalau HRS didukung UAS yg menyerukan utk berwakaf pada mau ikut nggak???,” tanya Pemilik SIT Daarul Fikri−Pengasuh PPA Assa’adah ini, dikutip dari cuitannya, Senin (1/2/2021).

Warganet lantas memberikan komentar pada pertanyaan Ustaz Hilmi. Berikut beberapa komentarnya?

“Enggak lah, wakaf itu tulus dari hati tanpa ajakan, dan wakaf lebih baik kita berikan kepada orang−orang yang membutuhkan di sekitar kita Jangan sampai hanya karena UAS dan HRS kita lupa ada orang−orang membutuhkan yang berada dekat di sekitar kita di sekitar rumah kita,” cuit @WG***.

“maaf tadz.. bukannya wakaf itu sdh menjadi tuntuan. jadi tanpa perintah/permintaan HRS dan UASpun seharusnya wakaf akan berjalan, Tinggal kemauan saja. mohon koreksi kalau saya salah tadz...,” cuit @ompria***.

“Kalau uang wakaf UAS yg mengoperasionalkan dana wakaf insa Allah saya bisa ajak teman, seperti yg saat ini beliau jalankan,” ujar beberapace***.

“Wakaf kepada lembaga resmi maupun ormas Islam Kita mah hayuk aja. Tetapi kepada pemerintah Kita mah ogah,” cuit @fredjon***.

Untuk diketahui sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu)  Sri Mulyani menyampaikan bahwa pemerintah tengah fokus mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi. Seiring dengan berkembangnya sektor ekonomi dan keuangan syariah, sektor dana sosial syariah yang mencakup zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan.

Sebagai bentuk pengembangan tersebut, pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan lembaga terkait meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, yaitu gerakan program edukasi dan sosialisasi wakaf uang yang diharapkan dapat meningatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk berwakaf.

Menurut Menkeu Sri, gerakan nasional wakaf uang dan brand ekonomi syariah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi syariah serta mempercepat visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati