Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:14wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ustadz Maaher Meninggal di Penjara, PKS Minta Polisi Jelaskan Secara Transparan Buat Hindari Fitnah

Selasa, 09-Februari-2021 11:00

Ustadz Maaher meninggal di tahanan.
Foto : Istimewa
Ustadz Maaher meninggal di tahanan.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid meminta pihak kepolisian memberikan penjelasan terkait meninggalnya Ustadz Maaher tersangka kasus penghinaan At-Thuwailibi alias Soni Eranata. 

Hidayat juga mengingatkan kepolisian buat memberikan penjelasan secara terbuka dan profesional penyebab meninggalnya Soni Eranata. 

"Ust Maaher wafat di rutan Mabes Polri. InnaaliLlahiwainnaailaiHi rajiun. Agar tak jadi fitnah, penting pihak Kepolisian memberikan penjelasan terbuka(transparan) dan profesional soal sebab wafatnya Ust Maher, " Tulisnya seperti dilansir Jakarta, Selasa (9/2/2021). 

Seperti diketahui, Ustadz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata dikabarkan meninggal dunia di Rutan Bareskrim Polri. Almarhum meninggal dunia diduga karena sakit.

Kabar tersebut disampaikan oleh eks Sektretaris Bantuan Hukum DPP Fornt Pembela Islam/FPI Aziz Yanuar. Aziz mengaku baru menerima kabar duka tersebut.

“Ustaz Maher meninggal dunia di Rutan Mabes Polri beberapa menit lalu, semoga husnul khotimah, dan semoga mendapatkan pahala syahid. Kami khawatir habaib dan ulama kami,” kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani