Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:30wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Update Gempa Malang: 6 Meninggal, Satu Luka Berat

Sabtu, 10-April-2021 21:13

Ilustrasi gempa
Foto : Istimewa
Ilustrasi gempa
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gempa yang mengguncang Kabupaten Malang dan sejumlah wilayah lainnya di Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) siang, mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga pukul 16.00 WIB, tercatat total warga meninggal dunia berjumlah 6 orang dan 1 lainnya mengalami luka berat akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 itu.

"Rincian korban meninggal dunia, 3 orang di Kabupaten Lumajang, sedangkan masing-masing 2 warga meninggal di antara wilayah Lumajang dan Kabupaten Malang dan 1 di Kabupaten Malang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati lewat keterangan resmi, Sabtu (10/4/2021).

Sementara itu, BPBD Kabupaten Lumajang mencatat ada titik pengungsian di Desa Kali Uling, Kecamatan Tempur Sari. Jumlah warga mengungsi masih dalam pendataan. Sedangkan di Kabupaten Malang, Blitar, Trenggalek dan Tulungagung belum ada laporan warga yang mengungsi.

"Terkait dengan kerusakan, BPBD beberapa wilayah masih terus melakukan pendataan di lapangan. Informasi sementara, BPBD Kabupaten Tulungagung menginformasikan kerusakan rumah rata-rata pada tingkat rusak ringan," jelas Raditya.

Sementara di wilayah Kabupaten Trenggalek dan Kota Malang, kerusakan rumah pada kategori rusak ringan hingga sedang. Sedangkan di Kabupaten Lumajang, Malang dan Blitar, tingkat kerusakan rata-rata ringan hingga berat.

"BNPB terus berkoordinasi dan memantau kondisi di lokasi bencana dengan berkoordinasi dengan BPBD di wilayah Provinsi Jawa Timur," pungkas Raditya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati