Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:20wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Unik, Ternyata Rokok di India Berbentuk Saset dan Langsung Dikunyah

Jumat, 12-Maret-2021 14:30

Tembakau saset yang banyak dijual dan dikonsumsi masyarakat India.
Foto : esakal.com
Tembakau saset yang banyak dijual dan dikonsumsi masyarakat India.
41

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apakah Anda penggemar berbagai film India? Pemain film yang cantik dan tampan, tarian energik dan lagu yang buat tubuh ingin ikut berjoget sepertinya jadi ciri khas dan keunikan filmnya.

Tapi tahukah Anda, India juga ternyata memiliki budaya unik lainnya yakni dalam hal merokok? Ya, mungkin bagi sebagian orang yang mendengarnya merasa aneh karena rokok di India berbentuk saset. 

Jadi masyarakat yang ingin merokok tinggal membeli di toko kelontong, beberapa campuran rokok berbentuk saset. Di antaranya ada tembakau, kapur, buah pinang, serta bahan lain yang berbentuk seperti bunga kering dan kerikil kecil seperti gula-gula serta permen.

Semua bahan tersebut, masing-masing dijual terpisah dalam bentuk saset. Kalau di Indonesia, mungkin mirip seperti Anda membeli shampoo saset di warung.

Baca Juga :

Tidak hanya itu, harganya juga sangat murah yakni berkisar antara 1 Rupee atau Rp 200 dan 5 Rupee atau setara dengan Rp 1.000 per sasetnya. Murah ya?

Berbagai bahan seperti tembakau, kapur, buah pinang dan pemanis lantas dicampur jadi satu, lalu dimakan dan dikunyah.

Tembakau tentu akan membawa efek rasa merokok, perpaduan kapur dan buah pinang akan membawa efek rasa getir dan mengeluarkan cairan merah, serta gula-gula tentu memberikan efek rasa manis. 

Berbeda lagi bila menambahkan bahan-bahan lain seperti tembakau tertentu dan bahan seperti bunga kering. Apabila dihirup, akan terasa aroma wangi. 

Apalagi ketika sudah dimakan, bau mulut Anda pun akan hilang dengan kandungan wewangian tersebut. Bahkan wangi yang dikeluarkan bagai aroma parfum. Selain itu ada juga bahan yang memberi sensasi segar, seperti mint.

Demikian, dikutip dari pernyataan di kanal Youtube Zhefailmi, Mahasiswa Indonesia yang berkuliah di India. 

Diakui dia, Orang India yang nongkrong memang jarang terlihat merokok. Padahal di sisi lain, mereka memiliki budaya merokok unik tersebut. 

Tidak dipungkiri, rokok batangan pun tersedia di India tetapi rokok batangan tidak menjadi hal yang favorit dibanding rokok saset. 

Tidak hanya rokok saset dan rokok batangan biasa, di India juga tersedia rokok daun jati. Jadi rokoknya berbentuk lintingan Daun jati kering berukuran kecil dan terisi sedikit tembakau yang masih kasar.

Harga rokok daun ini juga terbilang murah, yakni hanya sekitar Rp 2.000 Rupiah untuk 20 batang. Selain itu, asap yang dihasilkan dari rokok daun ini diakui tidak begitu berasap. 

Lebih lanjut, dia mengaku tidak merokok sehingga tidak mengetahui betul nama India dari setiap bahan-bahan rokok saset. Dia hanya melihat kebiasaan masyarakat India yang dipertanyakan, terlihat tidak merokok.

Dia lantas sempat membeli berbagai bahan rokok saset dan membukanya satu per satu. Dia lantas mencoba mencicipi dengan indra perasanya dan menceritakan apa yang dia rasakan.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP