Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:54wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Unggah Video Pandji Kampanyekan Program Rumah DP 0, Eko: Enak Dji, Ditipu Idola?

Sabtu, 20-Maret-2021 19:06

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyentil komika Pandji Pragiwaksono yang di Pilkada DKI 2017 lalu getol mengkampanyekan program Rumah DP 0 Rupiah.

Melalui akun Twitternya, Eko mengunggah potongan video penjelasan Pandji soal Rumah DP 0 Rupiah di acara Mata Najwa pada April 2017 lalu.

Saat itu, Pandji yang menjadi juru bicara tim pemenangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa program Rumah DP 0 Rupiah diperuntukkan buat warga Jakarta yang berpenghasilan Rp 4-7 juta.

Bahkan, Pandji menyebut jika impian warga miskin untuk memiliki hunian yang layak di Ibu Kota bakal diwujudkan dengan adanya program andalan Anies-Sandi itu.

"Ini adalah untuk warga Jakarta berpenghasilan 4-7 juta/bulan, satu keluarga. Ini untuk orang-orang yang bukan pekerja formal tapi pekerja informal. Anda fotografer, anda Youtuber bahkan, kalau anda penghasilan sebulan 4-7 juta, ini adalah program untuk anda, atau untuk milenials. 30 persen warga Jakarta yang lagi mikir 'saya pingin punya rumah, di mana?', nah itu adalah program yang desain untuk warga-warga seperti ini," kata Pandji dalam video itu.

"Sekarang anda lagi menyaksikan dan anda lagi mikir 'saya pingin kawin tapi pingin punya rumah gimana ya?', ini bisa jadi program untuk anda. Banyak yang mikir 'wah ini nggak masuk akal nih, orang miskin kan nggak bisa gitu (punya rumah DP 0)?. Saya mengkampanyekan program DP 0 di sosial media, udah jelas yang disasar itu sebenarnya siapa," jelas Pandji.

Kini, realisasi program Rumah DP 0 Rupiah tidak sesuai dengan apa yang disampaikan Pandji itu. Pasalnya, Pemprov DKI menaikan batas maksimal gaji bagi calon pembeli Rumah DP 0 dari  Rp 7 juta menjadi Rp 14,8 juta. Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 588 Tahun 2020.

Dengan keputusan Anies Baswedan itu, maka program Rumah DP 0 yang awalannya digembar-gemborkan bakal diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kini juga menyasar warga kalangan menengah ke atas.

Karena itu, Eko Kuntadhi dalam cuitannya mempertanyakan apa yang dirasakan Pandji ketika mengetahui bahwa realisasi Rumah DP 0 tidak sesuai dengan apa yang dikampanyekannya.

"Enak Dji, ditipu idola?. Cc @pandji," cuit @eko_kuntadhi, dikutip netralnews.com, Sabtu (20/3/2021).

Selain Eko, eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean juga melontarkan sindiran kepada Pandji.

"Ketika omong kosong menguasai akal pikiran," tulis Ferdinand di akun Twitternya, @FerdinandHaean3. Ia juga mengunggah video Pandji yang menjelaskan soal program Rumah DP 0 Rupiah.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli