Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:25wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
TZ Sebut Pelaku Kebenaran akan Alami Kesusahan Terencana Jika Beda dengan Penguasa

Rabu, 20-January-2021 11:00

Tengku Zulkarnain.
Foto : PA 212
Tengku Zulkarnain.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyebut bahwa  menyatakan dan menjalankan kebenaran di negeri ini adalah sesuatu yang berat. 

Pasalnya, menurut Tengku, orang-orang yang menyatakan dan menjalankan kebenaran dianggap berbahaya dan akan mengalami kesusahan terencana jika bertentangan dengan penguasa. 

"Menyatakan dan menjalankan kebenaran itu berat. Jika bertentangan dengan Penguasa, kebenaran bisa dianggap berbahaya dan pelakunya akan mengalami kesusahan terencana," tulis Tengku di akun Twitter-nya, Rabu (20/1/2021). 

Hal ini, lanjut Tengku, membuat pelaku kebenaran dihadapkan pada pilihan untuk tetap berada di luar kekuasaan dan mempertahankan kebenaran meskipun mengalami kesusahan, atau membelot dan merapat ke kekuasaan demi hidup enak meskipun kebenaran harus dikorbankan. 

"Haruskah pelaku kebenaran merapat ke kekuasaan dan membunuh kebenaran?Kalau mau hidup enak, ya. Akankah membelot?" cuit @ustadtengkuzul.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani