Netral English Netral Mandarin
banner paskah
12:47wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Kenakan Topi Rusia Berarti Komunis? TZ: Saya Tetap Cinta Islam

Senin, 15-Maret-2021 08:05

Tengku Zulkarnain
Foto : Twitter/Tengku Zulkarnain
Tengku Zulkarnain
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain mengomentari beredarnya tanggapan warganet tentang hubungan komunisme dan simbol-simbol dari Rusia.  

"Ini penutup kepala ala Rusia, bukan berarti kalau dipakai terus pro-komunis... Saya tetap cinta Islam dan Pancasila... Paham...?" kata Zul, Senin (15/3/21).

Diduga, pernyataan Zul disampaikan untuk menyindir pihak-pihak yang memandang negatif atas peresmian Patung Yuri Gagarin. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan patung Yuri Gagarin di Taman Mataram, Jakarta Selatan. Patung Yuri Gagarin itu merupakan persembahan dari Pemerintah Federasi Rusia dalam rangka menandai hubungan bilateral dengan Indonesia, yang sudah mencapai 70 tahun.

Yuri Gagarin merupakan kosmonot pertama yang berhasil ke luar angkasa pada 1961 dengan menunggangi wahana penjelajah Vostok I. Yuri lahir pada 1934 dan meninggal pada 1968 di era Uni Soviet.

Peresmian patung kosmonot Rusia itu dipublikasikan Anies melalui akun media sosialnya pada Rabu (11/3). Peresmian ini dihadiri Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva.

"Hari ini, dalam rangka memperingati hubungan bilateral Indonesia-Rusia ke-70 tahun, sekaligus persahabatan Kota Jakarta-Moskow, Pemerintah Federasi Rusia mempersembahkan patung Yuri Gagarin, kosmonot pertama yang berhasil ke luar angkasa pada 1961 dengan menunggangi wahana penjelajah Vostok I. Patung Yuri Gagarin kini berdiri tegak menghiasi Taman Mataram, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," tutur Anies dalam keterangannya, seperti dilansir detikcom, Kamis (11/3/2021).

Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan patung Yuri Gagarin pemberian pemerintah Rusia untuk merayakan 70 tahun hubungan bilateral (Foto: dok. Pemprov DKI)Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Dubes Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva (Foto: dok. Pemprov DKI)Anies pun menyambut baik kehadiran patung Yuri Gagarin itu. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menghadirkan patung Yuri Gagarin di Jakarta.

"Kami menyambut baik momen perayaan 70 tahun hubungan persahabatan Indonesia-Rusia dan kerja sama Sister City Jakarta-Moskow yang terjalin sejak 2006. Apresiasi kepada semua yang terlibat 'menghadirkan' Yuri Gagarin di Jakarta, dari Pemerintah Federasi Rusia, Kedutaan Besar Federasi Rusia, Kementerian Luar Negeri RI dan Pemprov DKI Jakarta," katanya.

Menurutnya, 'kehadiran' Yuri Gagarin ini merupakan sebuah kehormatan bagi Jakarta. Dia berharap patung itu bisa menginspirasi anak-anak di Jakarta untuk menggapai cita-cita setinggi mungkin.

"Jakarta akan terus terlibat dalam kancah dunia, menjalin persahabatan dengan bangsa mana pun. Semoga persahabatan antara Rusia-Indonesia telah dijalin sejak masa Presiden Sukarno menjabat, makin erat dan membuka peluang kerja-kerja bersama baru ke depan di antara kedua bangsa," kata Anies.

Lebih lanjut Anies mengungkapkan, persahabatan Indonesia dengan Rusia sudah terjalin erat sejak 1950-an. Kala itu persahabatan dengan negara yang masih bernama Uni Soviet itu ditandai dengan pertukaran pelajar.

"Buah dari persahabatan ini kita rasakan sampai sekarang. Ketika Indonesia mulai menghadapi pandemi COVID-19 setahun yang lalu, salah satu rumah sakit yang pertama melayani pasien rujukan COVID-19 adalah RS Persahabatan, nama lengkapnya RS Persahabatan Indonesia-Rusia, yang dibangun hasil kerja sama dengan Uni Soviet pada 1961-1963," pungkas dia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto