Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:25wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Turki Berharap Kiriman 50 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Erdogan Ingatkan China

Sabtu, 27-Maret-2021 01:18

Presiden Turki Tayyip Erdogan menerima suntikan vaksin penyakit CoronaVac coronavirus (COVID-19) Sinovac.
Foto : VOI
Presiden Turki Tayyip Erdogan menerima suntikan vaksin penyakit CoronaVac coronavirus (COVID-19) Sinovac.
8

ANKARA, NETRALNEWS.COM - Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (26/3/2021) mengatakan dirinya sudah mengingatkan menteri luar negeri China bahwa Turki mengharapkan kiriman 50 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac Biotech, sesuai kesepakatan antara kedua negara.

Usai melaksanakan shalat Jumat di Istanbul, Erdogan kepada para wartawan mengatakan ia telah memberi tahu Menteri Luar Negeri China Wang Yi bahwa Turki belum menerima 50 juta dosis pada akhir Februari --seperti yang dijanjikan melalui kesepakatan bilateral.

Karena itu, ujar Erdogan, ia berharap dosis-dosis tersebut segera dikirimkan ke negaranya.

Erdogan mengutip Wang, yang mengatakan kepadanya bahwa sang menlu akan membicarakan masalah tersebut dengan presiden China.

Program vaksinasi secara nasional di Turki sudah dijalankan sejak 14 Januari.

Negara itu sejauh ini telah menyuntikkan 14,6 juta dosis dan sebanyak 8,2 juta orang telah menerima dosis pertama.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati