Netral English Netral Mandarin
banner paskah
23:14wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Tren Pasar Mobil Bekas 2021: Pasokan 'Usia Muda' Bertambah, Harga Jadi Lebih Murah

Sabtu, 20-Maret-2021 17:50

Ilustrasi beli mobil bekas.
Foto : freepik.com
Ilustrasi beli mobil bekas.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Memasuki 2021, tren industri otomotif terkait mobil bekas masih menjadi topik pembahasan. 

Kendaraan jenis MPV seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia ataupun Nissan Livina mulai mengimbangi penjualan dari Compact SUV seperti Mazda CX3, Mazda CX5, Honda HR-V, dan Toyota Innova.

Pergeseran ini terjadi karena penggunaan transportasi umum berkurang dan masyarakat butuh kendaraan yang dapat menampung muatan lebih banyak untuk membawa keluarga mereka.

Menurut hasil riset Carsome, penjualan kendaraan mobil bekas yang populer di antara dealer mobil bekas juga masih dipegang oleh Toyota di urutan pertama lalu diikuti Honda dan Daihatsu, kemudian Suzuki.

Di sisi lain, pemerintah juga telah menerapkan insentif pajak PPnBM 0 persen per Maret ini untuk mobil penumpang 4x2 berkapasitas mesin dibawah 1.500 cc, termasuk sedan, yang kandungan lokalnya mencapai 70 persen.

"Tentunya hal ini bisa memberikan dampak pada perkembangan tren mobil bekas pada 2021 ini, mengingat mobil yang tercakup dalam kebijakan ini hanya beberapa saja," kata General Manager Carsome Indonesia Delly Nugraha dalam keterangan yang dikutip Sabtu (20/3/2021).

Menurutnya, pada tahun ini akan ada banyak orang yang menjual mobil lama mereka dan memutuskan membeli mobil baru karena harga yang lebih terjangkau.

Industri mobil bekas pun dinilai akan semakin mendapat pasokan yang sehat, dan konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan.

Sedangkan, pemilik mobil baru, yaitu mobil keluaran tahun 2018-2020, yang mencari upgrade baru lebih murah juga akan ikut menjual mobil mereka saat ini.

Maka akan ada peningkatan jumlah mobil "lebih muda" di kumpulan pasokan. 

“Jika harga mobil baru lebih terjangkau, harga mobil bekas juga akan jauh lebih terjangkau untuk pasar yang lebih besar,” imbuhnya.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP