Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:39wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Tokoh NU Dihilangkan dari Sejarah, Tokoh Papua Ini Sebut Apakah Komunis akan Bangkit?

Rabu, 21-April-2021 11:05

tokoh Papua Christ Wamea
Foto : Twitter
tokoh Papua Christ Wamea
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Christ Wamea menanggapi isu hilangnya nama tokoh ulama sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama dalam kamus sejarah RI Kemendikbud.

 

Tak hanya itu, hilangnya Frasa Agama, pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia cukup menjadi pertanyaan bagi tokoh Papua ini. 

Apakah ini bertanda komunis akan bangkit ? Terlebih kata dia, akhir-akhir ini marak akan penistaan agama.

 

"Frasa Agama mau dihilangkan. Pendidikan Pancasila dan bahasa Indonesia dihilangkan," kata Christ Wamea dalam akun Twitternya.

"Tokoh NU dihilangkan dr sejarah. Penistaan agama yg marak. Apakah ini menunjukan komunis mau bangkit," ujar dia.

Untuk diketahui, Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru merilis kamus sejarah RI yang memuat sejumlah tokoh nasional. 

Walaupun demikian, kamus sejarah Kemendikbud menjadi sorotan publik lantaran nama KH Hasyim Asy'ari sebagai pendiri Nahdlatul Ulama (NU) tidak tercantum.

Sementara itu, nama sejumlah tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) seperti Semaoen dan Dipa Nusantara (DN) Aidit.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati