Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:21wib
KontraS menyatakan selama 100 hari kepemimpinan Jenderal Listyo, kondisi penegakan hukum dan HAM yang dilakukan oleh kepolisian tak kunjung membaik. Pemerintah Nepal tengah kelabakan karena jumlah kasus infeksi virus corona di negara itu melonjak 57 kali lipat, akibat penyebaran virus jenis mutasi dari India.
Tjahjo Banyak Pecat ASN Radikal, TZ: Jangan Jangan Disangka Radikal karena Sholat di Masjid

Senin, 19-April-2021 18:20

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menanggapi pernyataan Menpan RB, Tjahjo Kumolo yang mengaku telah memecat banyak ASN karena terpapar radikalisme.

Tengku Zul pun mempertanyakan arti radikalisme, sehingga terjadi pemecatan tersebut. Ia pun meminta pemerintah mengevaluasi ucapan Tjahjo Kumolo 

"Jangan jangan yg disangka radikal karena sholat 5 waktu ke mesjid, aktif pengajian, pakai celana gantung, pakai jenggot, pakai kerudung panjang (wanita)," kata Tengku Zul dalam akun Twitternya.

"Pemerintah wajib evaluasi ucapan sang Menteri," tulis dia lagi.

Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo yang telah memecat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) karena terpapar radikalisme.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati