Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:24wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Tiga Fakta Wisata Menarik di Sumatera Utara

Selasa, 30-Maret-2021 14:30

Keindahan Danau Toba, Sumatera Utara.
Foto : Kemenparekraf
Keindahan Danau Toba, Sumatera Utara.
14

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Jalan-jalan keliling Sumatera Utara tentu tak cukup hanya dalam tiga hari. Setidaknya Anda harus menyediakan waktu satu minggu sampai 10 hari untuk sekadar menikmati keindahan Sumatara Utara.

Fakta menarik untuk destinasi wisata di Sumatara Utara yang wajib Anda kunjungi setidaknya ada tiga  tempat. Pertama Danau Toba, Prapat, Pulau Nias, serta Sungai Green Canyon.

https://media.netralnews.com/uploads/gallery/thumbs/HL-279534-GC Sumut.jpg

Sungai Green Canyon. (Dok:Wanawisata)

Gubernur Eddy menyamapaikan destinasi pariwisata Sumatera Utara selain Danau Toba, Ada sungai Green Canyon,

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, membahas percepatan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara (Sumut).

Menparekraf Sandiaga Uno saat bertemu dengan Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi di Medan, menjelaskan bahwa pertemuan dengan Pemda Sumut tersebut untuk membahas pengembangan sektor pariwisata terutama dib destinasi super prioritas yang ada di Sumut.

"Hari ini saya bisa ketemu Gubernur setelah kedatangan saya yang ke tiga kalinya ke Sumut. Pertemuan membahas percepatan pengembangan sektor pariwisata di salah satu destinasi super prioritas Danau Toba agar bisa tereksekusi dengan baik," ujarnya.

Menparekraf Sandiaga Uno berharap pihaknya ingin melakukan kegiatan yang terukur agar pariwisata dapat segera bangkit dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat.

"Seperti kita ketahui, masyarakat mengalami kesulitan dan perhatian akibat pandemi COVID-19. Untuk itu kita perlu tebar semangat memupuk upaya bangkit," ujarnya.

Kemudian, lanjut Menparekraf Sandiaga ada potensi besar ekonomi kreatif di Sumut untuk dapat berkembang di tengah pandemi. Terakhir ada program Desa wisata yang menghadirkan pariwisata yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan.

"Kuncinya adaptasi teknologi dan onboarding_dari segi pemasaran dan penjualannya," katanya.

https://media.netralnews.com/uploads/gallery/thumbs/HL-279534-GC Sumut.jpg

Pulau Nias. (Dok:IDN)

Gubernur Sumut Eddy Rahmayadi menjelaskan, Topografi Sumut sangat luas membentang serta memiliki jalan terpanjang dibanding provinsi lain di Indonesia. Di samping itu, keindahan alam dan budaya juga menjadi andalan.

"Terimakasih sekali lagi, dengan kehadiran Pak Menteri untuk bisa melihat secara langsung dan melihat apa yang perlu dipersiapkan untuk mempercepat sektor parekraf di Sumut," ujarnya.

Ia menjelaskan, ke depan pihaknya akan fokus mengembangkan destinasi super prioritas Danau Toba di Sumut. Gubernur Eddy menambahkan, jika potensi pariwisata Sumut sangat luas mulai dari Nias hingga destinasi lain.

"Namun Pak Menteri, perlu kami sampaikan destinasi pariwisata Sumatera Utara selain Danau Toba, Ada sungai Green Canyon, laut di Nias, dan banyak lagi tempat di Sumut yang perlu diaktifkan lagi," ujarnya.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani