Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:03wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Teror Terkait Agama, Korupsi Tidak? Akhmad Sahal: Teroris Meyakini sebagai Jihad Mati Syahid, Beda Koruptor...

Senin, 29-Maret-2021 17:10

Akhmad Sahal
Foto : Istimewa
Akhmad Sahal
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akhmad Sahal berusaha menjelaskan bahwa dalam kasus teror, agama sering dipakai untuk pembenaran aksinya karena diyakini sebagai bagian jihad dan mati syahid. Beda dengan korupsi.

Percakapan mengenai hal ini terekam antara seorang netizen dengan Akhmad Sahal. 

“Teroris dan radikalis atas nama Islam nyata ada. Umat Islam harus berbesar hati mengakui itu sbg penyakit umat, lalu basmi.  Jgn malah denial/mungkir, bilang teroris ga punya agama.  Cara utk sembuh dari penyakit: akui punya penyakit , lalu obati,” kata Akhmad Sahal memulai pernyataannya, Senin (29/3/21).

Seorang netizen bernama The Shadows @wahyu332100 menanggapi: “Ya pastinya di KTP punya agama, emang bisa ga berstatus beragama di RI? Ya setiap ada Bom bunuh diri jangan dikaitkan dengan agama, stattusnya perbuatan kriminal, emangnya koruptor selalu dikaitkan dengan agama?? Sama2 perbuatan melawan akidah kan? Piye jal?”

Akhmad Sahal membalas: “Bukan soal agama si pelaku, tp dia membenarkan aksi terornya dgn pake dasar agamanya (yg dipahami scr radikal. Teroris meyakini tindakan terornya sbg jihad, akan mati syahid dll. Beda dgn koruptor. Agamanya ga relevan dibahas, krn koruptor ga benarkan aksinya pake agama.”

Sejumlah netizen lain menanggapi:

@rifano: “Dengan kata lain, koruptor juga tahu kalo dia salah, nah teroris merasa gak bersalah karena dia merasa menjalankan hal yang baik. Yg ky gitu lebih ngeri. Koruptor dimiskinkan jg kapok, kalo teroris gak bakal berhenti kalo belom mati.”

@hidahidaan: "Makanya digunakan kalimat "teroris has no religion" sebagai pembatas tegas antar tafsir agama. Antara yg sesat nan keras dgn yg lurus lagi rahmah."

@Astra_Abadi: “Betul,  label teroris hanya berlaku kalau pelaku beragama Islam.”

@AliSuwarto: “Kalau orang pekaes korupsi pake kode2 yg ada di kitab suci.”

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto