Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:44wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ternyata Wisata Seperti Inilah yang Disukai Warga India

Kamis, 18-Maret-2021 14:50

Wisata religi ke Bali salah satu yang disukai warga India.
Foto : Kemenparekraf
Wisata religi ke Bali salah satu yang disukai warga India.
13

NUSA DUA, NETRALNEWS.COM -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan pertemuan dengan Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti. Dalam pertemuan itu keduanya membahas berbagai rencana program ke depan, terutama peluang peningkatan kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi.

"Saya baru selesai berdiskusi tentang rencana pembukaan kembali Bali dengan penerbangan langsung dari India yang saat ini sedang kita siapkan dan dalam tahap finalisasi," kata Menparekraf Sandiaga Uno usai bertemu Dubes India Manoj Kumar Bharti, Rabu, (17/3/2021)

Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah menetapkan tiga kawasan untuk menjadi zona hijau. Yakni Ubud di Kabupaten Gianyar, Sanur di Kota Denpasar, dan ITDC Nusa Dua di Kabupaten Badung. Ketiga kawasan itu akan menjadi prioritas lokasi vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan juga masyarakat.

"Dengan penguatan testing, tracing, and treatment, dan tahapan-tahapan yang sudah kami siapkan termasuk penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, Pak Dubes menyatakan hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri wisatawan India untuk memulai penerbangan langsung melalui konsep _travel corridor arrangement," kata Sandiaga.

Jumlah kunjungan wisatawan asal India ke Bali setiap tahunnya terus meningkat. Data BPS Bali menunjukkan, tahun 2017 sebesar 264.516 wisatawan, tahun 2018 sebesar 353.894 wisatawan, dan di tahun 2019 sebesar 374.043 wisatawan.

Menparekraf mengatakan, dalam pertemuan tersebut keduanya juga membahas tentang kerja sama investasi dan perdagangan dalam lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk tentang adaptasi teknologi guna memperkuat dan menciptakan peluang dalam sektor parekraf tanah air, khususnya dalam penguatan desa wisata yang menjadi salah satu program andalan dari Kemenparekraf/Baparekraf.

"Hubungan antara India dan Indonesia harus diperkuat demi kemajuan kedua bangsa. Harapan kami peningkatan hubungan bilateral ini bisa membangkitkan semangat, menebar harapan, dan membuka peluang lagi bagi Bali untuk bangkit dan Indonesia dalam pemulihan ekonomi," kata Sandiaga Uno.

Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti, mengucapkan terima kasih dan apresiasinya atas pertemuan dan rencana kerja sama yang akan dilakukan Indonesia dan India ke depan. Khususnya dalam meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif antara kedua negara.

Manoj yang baru 1,5 bulan menjalankan tugasnya sebagai Dubes di Indonesia mengaku kagum dengan keindahan alam dan budaya yang ada di Indonesia, khususnya Bali. Dimana terdapat kemiripan seni budaya serta populasi agama Hindu yang besar di Bali.

"Bagaimana mereka (masyarakat Bali) mempraktikkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari yang dimana ini tidak terjadi di India. Tentu ini akan menjadi pengalaman yang menarik bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Bali," kata Dubes Manoj.

Ia optimistis target 2 juta masyarakat Bali yang mendapat vaksinasi hingga Juli mendatang akan meningkatkan kepercayaan diri bagi wisatawan India untuk berkunjung ke Bali nantinya.

"Kami berharap kerja sama nanti akan berjalan sukses dan membawa kembali ekonomi Bali yang bertumpu pada sektor pariwisata. Kami juga bicara tentang investasi di berbagai area seperti ekonomi digital dimana kami berharap dari sini bisa mendapatkan peran yang besar," kata Dubes Manoj. 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani