Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:26wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Ternyata Inilah Bisnis yang Tak Terpengaruh Pandemi

Sabtu, 27-Februari-2021 19:55

Pandai Beji termasuk bisnis yang bagus di masa pandemi.
Foto : YDBA
Pandai Beji termasuk bisnis yang bagus di masa pandemi.
18

KLATEN, NETRALNEWS.COM  -Berbagai dampak daripandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hingga saat inimasih dirasakan oleh UMKM di Indonesiasebagai pelaku bisnis.

Namun, pandemi ini secara tidak langsung memberikan pembelajaran tersendiri bagi mereka. Merakaterus berusahamelakukan berbagai strategiagar usahayang dijalankantetep bertahan daneksis di tengah pandemi tersebut.Hal itulah yang dirasakan oleh kedua UMKM Pande Besi di Klaten binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Mereka adalah Supriyantodari UD Arum Saridan Sutarman dariUD Rejeki. Dalam kegiatan Jelajah Virtual UMKM yang diselenggarakan YDBA, keduanya berbagi cerita mengenai kondisi bisnisnya di masing-masing di tengah pandemi saat ini. Supriyanto berbagi cerita bagaimana UD Arum Sarimemanfaatkan peluang bisnis di masa pandemi.

Supriyanto juga berceritamengenai program lokalisasi cangkul merah putih,kolaborasi YDBA bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI(Kemenkop RI)dan Kementerian Perindustrian. Saat iniKemenkop RI sedang memfasilitasi UMKM Pande Besi binaan YDBA di Klaten untukdapat memperluas pasarnya melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/JasaPemerintah (LKPP) dan mendapat pendanaan untuk Kopinkra18(Koperasi Industri dan Kerajinan Derap Laju Pande Besi dan Las) melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Sedangkan Sutarman bercerita mengenai produk inovasinya di masa pandemi yang diminatidi pasar online. Hadir dalam Jelajah Virtual UMKM, yaitu Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala dan Sekretaris Pengurus YDBA, IdaR. M. Sigalinging.

Ida berharap kegiatan sharing dari Supriyanto dan Sutarman ini dapat menginspirasi UMKM lain untuk terus berinovasi danmenyiapkan strategi dalam bisnisnyaagar tetap eksis dan bertahan.1.Sekilas UD Arum SariUD Arum Sari adalah salah satu UMKM Pande Besi di Klaten, Jawa Tengah yang memproduksi alat pertanian, seperti cangkul, linggis, ganco dan lainnya. Usaha yang dipimpin oleh Supriyanto ini didirikan pada 1989.

Nama Arum Sari sendiri diambil dari nama anak Supriyanto “Sari”. Sedangkan harum adalah harapan Supriyanto terhadap usahanya. Supri sapaan akrabnya berharap usahanya dapat harum dengan terus memproduksi produk yang berbeda dan berkualitas.

Saat ini pasar produk UD Arum Sari berada di wilayah Jawa Tengah, seperti Sragen, Klaten dan Pekalongan.Gigih dan selalu ingin maju adalah sosok dari Supriyanto. Pria asal Jawa Tengah ini aktif dalam berkomunitas dan selalu komitmen dalam meningkatkan kompetensinya.

Supriyanto adalah salah satu anggota aktif dari Koperasi Industri dan Kerajinan Derap Laju Pande Besi dan Las (Kopinkra 18). Supriyanto juga merupakan UMKM pande besi binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan YDBA.

Beberapa kegiatan YDBA yang telah diikuti, antara lain Pelatihan Basic Mentality, Pelatihan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin), Pelatihan Pengetahuan Material & Teknik Tempa, Pelatihan Gambar Teknik, Pelatihan Design Proses, Pelatihan Pengukuran, Pelatihan Dinamika

 

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani