Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:06wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Ternyata Ini yang Jadi Kebanggaan Warga Sumut

Minggu, 21-Februari-2021 13:00

Keindahan Danau Toba.
Foto : Kemenparekraf
Keindahan Danau Toba.
24

SAMOSIR, NETRALNEWS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk lokal termasuk produk asal Sumatera Utara melalui gerakan Beli Kreatif Danau Toba.

Rasa bangga tersebut ditunjukan Menparekraf Sandiaga Uno saat Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba di Debang Resort, Dairi, dengan mengenakan pakaian adat songket Tapak Catur dengan motif Ulos Simalungun, rancangan desainer Irsan. Motif ini biasanya digunakan untuk acara pernikahan dan digunakan sebagai abit atau sarung.

"Saat ini saya hadir secara langsung dari Kabupaten Dairi dengan menggunakan pakaian songket Tapak Catur, berkat kreativitas desainer, pakaian ini menjelma menjadi sebuah produk ekonomi kreatif yang istimewa," ujar Sandiaga, dalam siaran persnya, Minggu, (21/2/2021).

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan pandemi COVID-19 mau tidak mau menghadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Di satu sisi, harus bergerak cepat menentukan segera langkah-langkah pencegahan dan pengendalian virus, di sisi lain harus menjaga laju perekonomian agar masyarakat tetap mampu bertahan.

“Beli Kreatif Danau Toba sendiri bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap pembelian dan penggunaan produk Sumatera Utara. Sehingga kita dapat berpartisipasi pada pemulihan perekonomian nasional,” ujarnya.

Dalam Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba tersebut hadir pula, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, serta Menteri Komunikasi dan Informatika, Johny Gerard Plate, juga Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang hadir dari Balige Sumatera Utara dan Bupati Kabupaten Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu.

Beli Kreatif Danau Toba, ujar Sandiaga Uno, memiliki dua program utama, yakni pendampingan berupa peningkatan _up-skilling_serta pemasaran berupa _on boarding_ ke marketplace atau e-commerce, sehingga artisan mampu memperluas pasar domestik maupun ekspor dan meningkatkan omzet sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

Untuk mendukung program tersebut, sejak awal Februari 2021, Kemenparekraf/Baparekraf melakukan rangkaian kegiatan Beli Kreatif Danau Toba mulai dari pre hingga post launching, di antaranya kampanye dan publikasi di _owned_ dan _paid media_, showcase produk ekonomi kreatif di 5 bandara internasional, BKDT Fair dan Pesona Kuliner Danau Toba di Mall di Serpong, _on boarding_ dan pemasaran, pelatihan dan _upskilling_ pada Maret hingga November 2021.

"Keseluruhan rangkaian program ini memfasilitasi 5.700 artisanal ekonomi kreatif Sumatera Utara. terlaksananya program ini merupakan wujud kolaborasi antar K/L, Pemerintah Daerah, marketplace, komunitas UKM, dan para pelaku ekonomi kreatif yang berhimpun untuk mendukung dan bersinergi demi pengembangan sektor ekonomi," kata Sandiaga Uno.

Seperti diketahui Kemenparekraf/Baparekraf telah menyusun tiga strategi utama yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi agar dapat terus menggairahkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah dicanangkan Presiden pada 2020, Kemenparekraf juga telah melaksanakan program Beli Kreatif Lokal yang bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pemasaran produk artisanal ekonomi kreatif subsektor fesyen, kriya, dan kuliner di wilayah Jabodetabek.

Wilayah Jabodetabek saat itu merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak pandemi termasuk kebijakan antisipasi misalnya pembatasan pergerakan. Program tersebut telah memfasilitasi artisanal untuk _on boarding_ di 6 e-commerce dan dua jasa transportasi online.

"Dalam kurun waktu 6 bulan, program tersebut telah berhasil meningkatkan rata-rata omzet penjualan sebesar 60 persen dan melibatkan 6.738 tenaga kerja," katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, pada 2021, Kemenparekraf/ Baparekraf melanjutkan program turunan GerNas BBI. Untuk memfasilitasi artisanal Indonesia di Sumatera Utara melalui program Beli Kreatif Danau Toba. Produk artisanal tersebut masuk dalam ekonomi kreatif subsektor fesyen, kuliner, dan kriya.

Program ini juga bertujuan untuk mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang harus dikawal perkembangannya sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Melalui program ini, Kemenparekraf/Baparekraf ingin mendorong masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap pembelian dan penggunaan produk asal Sumatera Utara. Sehingga kita dapat berpartisipasi pada pemulihan perekonomian nasional," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani