3
Netral English Netral Mandarin
01:59 wib
Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap ada peningkatan titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan di beberapa provinsi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini, atau tepatnya pada Juli 2021 mendatang.
Tengku Zul: Ngeri Mendengar Oknum Polisi Jual Senjata ke Pemberontak, Pesta Sabu, Perlu...

Selasa, 23-Februari-2021 16:32

Tengku Zulkarnain
Foto : Pinterest
Tengku Zulkarnain
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen Mui Tengku Zulkarnain prihatin dengan munculnya kasus pidana yang melibatkan anggota Polri mulai dari narkoba hingga jual beli senjata untuk KKB di Papua. 

"Ngeri mendengar kabar tentang Oknum Polisi akhir akhir ini. Ada yg jual senjata ke Pemberontak. Ada yg pesta sabu serombongan dari Komandan berikut anak buahnya, dll. Perlu DIBENAHI...!" seru Tengku Zul.

Sebelumnya diberitakan, keprihatinan serupa juga disampaikan Wakil Ketua DPR RI , Azis Syamsuddin. 

Aziz ikut berkomentar terkait dua Anggota Polri yang berasal dari Polresta Ambon dan Polres Pulau Lease yang diduga telah menjual senjata dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Mantan Ketua Komisi III DPR itu mengaku pihaknya mengutuk tindakan dua anggota Polri tersebut. Mengingat, tindakan itu mereka lakukan di tengah upaya serius pemerintah menyelesaikan persoalan di Papua. Baca juga: Propam Polri Bentuk Tim Khusus Usut 2 Polisi yang Diduga menjual Senpi ke KKB

"Pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan di Papua, langkah ini tidak boleh ternodai oleh tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan dugaan tindakan tersebut memperkeruh suasana keamanan dan ketertiban di Bumi Cendrawasih," ujar Azis Syamsudin kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Dalam kasus ini, Politikus Partai Golkar ini meminta pihak Propam Polri dapat mengungkap siapa pemasok utama senjata dan amunisi yang dijual kepada KKB, mengingat penjualan senjata kepada pihak KKB sudah dilakukan sekian lama dan terorganisir adalah tindakan pelanggaran hukum yang tidak dapat dibenarkan.

"Kami minta agar kasus ini diusut tuntas serta mengungkap semua pihak-pihak yang terlibat, tanpa terkecuali. Ini adalah masalah keamanan negara," tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Azis ini juga meminta agar polri dapat memberikan sanksi tegas terhadap dua personel yang diduga menjual senjata api dan amunisi, sehingga dapat memberikan efek jera serta pembelajaran bagi aparat kepolisian lainnya. Baca juga: Diduga Jual Senpi ke KKB, Dua Oknum Polisi Ditangkap Polda Maluku

"Jika terbukti, maka dua anggota polri harus dipecat dan dipidanakan," tukasnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto