Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:13wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Tengku Zul Bilang Isu Taliban dan Radikal Digunakan Buat Alihkan Isu Korupsi  Bansos: Siap Madam

Rabu, 27-January-2021 15:00

Tengku Zulkarnain
Foto : Twitter
Tengku Zulkarnain
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengungkapkan adanya pengalihan isu pada kasus korupsi Bantuan Sosial.

Menurut Tengku isu taliban ditiupkan kembali oleh sekelompok koruptor buat menghilangkan jejak para pelaku.

Apalagi, kata dia polanya hampir sama terhadap peristiwa yang ada. Selalu menggunakan isu sama.

"ICW menduga Isu Taliban di KPK Kembali Ditiupkan utk Pengalihan Perkara Korupsi Bansos Covid 19 yg Libatkan Banyak Politikus.Gotong Royong Para Maling dan Antek Anteknya sudah Nampak Polanya. Kepepet Timbulkan Isu Taliban, Radikal, Khilafah.Siap Madam..!," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Indonesia Corruption Watch mempertanyakan kembali munculnya isu Taliban di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ICW menduga isu tersebut sengaja dinaikkan kembali untuk mengalihkan isu.

“Kami menduga kelompok tersebut berupaya untuk mengalihkan isu utama, bahwa KPK saat ini sedang menangani perkara besar, salah satunya skandal korupsi bantuan sosial (Bansos Covid-19) yang diduga melibatkan banyak politikus,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana lewat keterangan tertulis.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Widita Fembrian