Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:32wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Tempat Gisel Rekam Video Asusila 3 Tahun Lalu akan Diperiksa Polisi, Ini Tujuannya

Jumat, 08-January-2021 22:40

Gisella Anastasia atau Gisel di Polda Metro Jaya.
Foto : Istimewa
Gisella Anastasia atau Gisel di Polda Metro Jaya.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyidik Polda Metro Jaya berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pembuatan video asusila penyanyi Gisella Anastasia alias Gisel yang berlokasi di salah satu hotel di kota Medan. Video itu dibuat pada tahun 2017 lalu.

"Rencana tindak lanjut ke depan kita juga akan lakukan olah TKP nanti di Medan sana dan ada juga beberapa alat bukti yang harus kita lengkapi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat (8/1/2021).

Yusri menjelaskan rencana tindak lanjut ini akan dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan kepada Kejaksaan untuk kemudian disidangkan.

"Nanti kalau sudah lengkap akan kita kirim tahap satu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Mudah-mudahan tidak ada halangan sampai penyelesaian nanti," kata Yusri.

Gisel hari ini menjalani pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka dalam kasus video asusila yang membelit dirinya dan Michael Yukinobu De Fretes (MYD).

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mencecar Gisel dengan 49 pertanyaan dalam pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 10 jam.

Penyidik kepolisian memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Gisel karena yang bersangkutan kooperatif dan juga demi alasan kemanusiaan.

"Berdasarkan pertimbangan penyidik, saudari GA dan saudara MYD kooperatif selama dipanggil juga hadir, sehingga diambil satu kesimpulan tak perlu dilakukan penahanan," kata Yusri.

Sedangkan alasan kedua penyidik tidak melakukan penahanan terhadap Gisel adalah karena yang bersangkutan mempunyai anak yang masih balita.

"Untuk saudari GA berdasarkan kemanusiaan anaknya masih berusia empat tahun lebih, perlu bimbingan orang tua khususnya ibunya, sehingga tak kami lakukan penahanan," ujar Yusri, seperti dilansir Antara.

Meski demikian Gisel dan Michael Yukinobu De Fretes (MYD) yang telah menyandang status tersangka dalam video asusila tersebut dikenakan wajib lapor dua kali dalam sepekan tiap Senin dan Kamis

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP