Netral English Netral Mandarin
04:32wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Teddy: Rizieq Ingatkan Polisi dan Jaksa Jangan Sampai Kena Azab Seperti Dirinya

Sabtu, 27-Maret-2021 17:00

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi mengomentari seruan Habib Rizieq Shihab (HRS) kepada kepolisian dan kejaksaan untuk segera bertobat sebelum kena azab Allah.

Menurut Teddy, seruan Habib Rizieq itu bagus karena mengingatkan kepolisian dan kejaksaan agar tidak bernasib sama seperti dirinya.

"Ini bagus, Rizieq ingatkan kepolisian dan kejaksaan, jangan sampai merasakan azab Allah seperti dirinya," tulis Teddy di akun Twitternya, Sabtu (27/3/2021).

Sebelumnya, Habib Rizieq menuding pihak kepolisian dan kejaksaan melakukan permufakatan jahat terkait kasus hasutan sehingga menimbulkan kerumuman di Petamburan, Jakarta Pusat, yang membuatnya duduk di kursi pesakitan.

Habib Rizieq menuding demikian karena menurutnya logika kepolisian dan kejaksaan sangat menyesatkan lantaran menyamakan undangan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan dengan hasutan melakukan kejahatan.

Hal itu disampaikan Habib Rizieq dalam nota keberatan atau eksepsi yang dibacakan pada sidang kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Jumat (26/3/2021).

"Di sinilah kepolisian dan kejaksaan telah melakukan mufakat jahat dalam menyamakan undangan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hasutan melakukan kejahatan. Logika berpikir kepolisian dan kejaksaan yang menyamakan undangan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hasutan melakukan kejahatan adalah logika sesat dan menyesatkan," ucap Rizieq.

Karenanya, eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu mengingatkan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk bertobat sebelum kena azab Allah. Ia mengatakan, dakwaan hasutan kejahatan dalam kasusnya merupakan fitnah.

"Demi Allah saya bersumpah bahwasanya hanya manusia tidak beragama atau anti-agama yang memfitnah undangan ibadah sebagai hasutan kejahatan. Karenanya, melalui sidang ini, saya serukan kepada kepolisian dan kejaksaan, segeralah tobat kepada Allah SWT sebelum kalian kena azab Allah SWT," tegasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli