Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:58wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Teddy Gusnaidi ke AHY: Gue Ajarin Lu Ya KLB itu Legal, Jangan Cengeng

Selasa, 02-Februari-2021 16:30

Teddy Gusnaidi sindir AhY.
Foto : Twitter
Teddy Gusnaidi sindir AhY.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ( PKPI) Teddy Gusnaidi memberikan penjelasan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Teddy tegaskan, Kongres Luar Biasa (KLB) itu legal dalam partai dan yang ikut KLB itu adalah anggota partai tersebut, tidak bisa orang dari luar partai.

Kedua, penentu suara adalah anggota partai dari AHY. Apabila mereka tidak memilih AHY, itu bukan kudeta melainkan kekalahan.

"Gue ajarin lu ya @AgusYudhoyono. Lu sebenarnya ngerti gak sih?," kata AHY, dikutip dari cuitannya, Selasa (2/2/2021).

Secara tegas, Teddy meminta AHY membaca dan memahami AD/ART yang secara jelas tertulis tugas dan kewajiban sebagai ketua umum. Apabila AHY tidak menjalankan tugas dan kewajiban, maka para pemilik suara di partai berhak untuk mengadakan KLB untuk menggantikan AHY.

Apabila AHY tetap mempertahankan jabatan, maka AHY harus melakukan lobi pada para pemilik suara. Harapannya jangan ada KLB dan KLB itu adalah proses resmi, bukan kudeta.

"Masak hal mendasar begini elu gak paham? @AgusYudhoyono. Elu takut gak dipilih, lalu merengek-rengek ke luar bahwa mau di kudeta? Laki-laki macam apa elu ini? @AgusYudhoyono," jelas Teddy.

Menurut Teddy, laki-laki dan politisi itu tidak boleh cengeng. Apabila cengeng maka jangan menjadi politisi. Pasalnya perebutan kekuasaan di internal itu hal yang biasa, mungkin pemilik suara tidak puas dengan kinerja AHY.

"Hadapi jangan merengek takut kehilangan posisi. Ini Partai politik bukan grup WA yang anda adminnya," tegas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani