Netral English Netral Mandarin
banner paskah
08:39wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Tanggapi Doa Amien Rais, TG: Tak Bermanfaat, Allah Cukupkan Kepemimpinannya

Jumat, 19-Maret-2021 15:22

Politisi senior Amien Rais
Foto : Istimewa
Politisi senior Amien Rais
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi menanggapi doa mantan Ketua MPR RI, Amien Rais.

Amien Rais mengajak umat Islam untuk berdoa agar Allah mencabut kekuasaan penguasa yang tidak memberikan manfaat.

Terkait doa tersebut, Teddy mengatakan, Allah telah mendengar doa Amien Rais, untuk itu Allah mencukupkan kepemimpinan Amien Rais karena tak bermanfaat.

"Allah sudah pernah mengabulkan doa ini, karena tak bermanfaat, maka Allah cukupkan kepemimpinan Amien Rais," kata Teddy dalam akun Twitternya.

Sebelumnya Pimpinan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3), Amien Rais meminta agar Allah mencabut kekuasaan dari para penguasa di negeri ini apabila tidak memberikan manfaat kepada masyarakat. 

Hal itu disampaikan dirinya saat memberi sambutan dalam acara doa dan tahlilan yang digelar TP 3 untuk mengenang 100 hari kematian enam anggota Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

"Ya Allah, kalau masih bermanfaat kekuasaan dari para otoritas negeri ini, ya tetap berikanlah kepada mereka. Tetapi kalau tidak, tolong dicabut," kata Amien menirukan doa yang sudah diucapkan sebelumnya.

Dia menilai, doa tersebut bermakna sangat dalam. Amien pun meminta kepada seluruh umat Islam agar terus berdoa untuk penyelesaian perkara pembunuhan ini.

"Intinya adalah berikan keadilan, bukan hanya kepada enam laskar, tapi kepada bangsa Indonesia ini dan juga mudah-mudahan kezaliman bisa pelan-pelan berlalu," ucapnya lagi.

Mantan Ketua MPR itu meyakini bahwa enam Laskar FPI tersebut telah dibunuh, dianiaya dan dibantai oleh para pelaku. Sehingga, dia pun tetap mendesak agar penuntasan perkara tersebut dapat segera dirampungkan.

Amien, mengatakan bahwa dirinya bakal ikut berjuang untuk membuktikan tuduhan-tuduhan yang selama ini pihaknya kemukakan.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli