Netral English Netral Mandarin
04:41wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Tak Kunjung Beroperasi, Roy Suryo Sebut Kereta Cepat Jakarta - Bandung Kecebong

Kamis, 25-Maret-2021 14:20

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo
Foto : Netralnews.com/Adiel Manafe
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menanggapi belum beroperasinya kereta cepat Jakarta - Bandung.

Proyek yang diinisiasi Presiden Jokowi itu, hingga saat ini belum juga beroperasi. Padahal saat Menteri Ignatius Jonan menjabat, Jonan menyatakan kereta cepat akan beroperasi pertengahan 2019.

Terkait hal tersebut Roy mengatakan, sejak awal dirinya menyebut kereta cepat Jakarta-Bandung, sebagai kecebong, alias Kereta cepat bohong-bohongan.

"Betul khan? Ini kenapa sejak awal saya sebut Kareta Cepat Jkt-Bdg itu sebagai KECEBONG, Alias KEreta CEpat BOhoNG-bohongan. Janjinya beroperasi 2019, ini sudah 2021," kata Roy dalam akun Twitternya.

Belum lagi biaya pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung membengkak akibat munculnya berbagai kebutuhan yang tidak diprediksi, salah satunya biaya pembebasan lahan.

"Belum lagi sekarang membengkak (& harus ditambal) 20 Trilyun kalau tidak, Proyek PMA China tsb Mangkrak. AMBYAR," ujar dia.

Sebelumnya pada Februari lalu Kemenhub memastikan kereta cepat Jakarta-Bandung dapat beroperasi pada Desember 2021.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini progres pembangunan dan pembebasan lahan terus berjalan. 

"Sekarang sudah 44%. Pembebasan lahan sudah 99,96%," kata Budi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra mengatakan, satu bidang lagi pembebasan lahan di wilayah Bandung yang masih belum dibebaskan.

Chandra mengatakan, masih terus memproses pembebasan satu bidang tanah tersebut. Chandra menuturkan, sisa tanah yang masih belum dibebaskan tersebut ditargetkan selesai pekan depan.

"Jadi sebagian lahan 100% sudah selesai. Pekerjaan rumah kita ke depan adalah relokasi," tutur Chandra.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati