Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:18wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Gubernur Sakti Sekali pun Tak Bisa Atasi Banjir dalam 1 Periode Jabatan, Ulil: Termasuk Anies dan Ganjar

Sabtu, 20-Februari-2021 16:40

Ulil Abshar Abdalla
Foto : Fajar Online
Ulil Abshar Abdalla
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah kota di Pulau Jawa diterpa banjir. Sebelumnya kota Semarang, kini Jakarta dan sekitarnya. 

Mengatasi banjir tahunan, ada banyak pendapat. Sumantri Suwarno melalui akun Twitternya berpendapat: 

"Seorang gubernur yang sakti sekalipun tidak akan bisa membereskan banjir Jakarta selama periodenya. Mustahil. Butuh kerja sistematis jangka panjang untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan Jakarta," katanya, Sabtu (20/2/21).

Pernyataan tersebut kemudian dikomentari Ulil Abshar Abdalla.

"Setuju. Ndak bisa banjir di negeri kepulauan ini diatasi hanya dengan dua periode kepemimpinan. Tapi minimal sekua (semua, red) kepala daerah sudah berusaha semaksimal mungkin, termasuk Anies dan Ganjar. Saya sebut dua2nya, biar adil," kata Ulil.

Sementara itu, sebelumnya diberitakan, Gubernur Anies Baswedan mengatakan salah satu penyebab dari banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota adalah hujan dengan intensitas ekstrem yang terjadi pada Jumat malam-Sabtu pagi, 19-20 Februari 2021.

Menurut Anies, curah hujan di Pasar Minggu tercatat mencapai 226 milimeter, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim 176 mm, dan lebak bulus 154 mm.

“Semua angka di atas 150 mm adalah kondisi ekstrem,” ucap dia di Pintu Air Manggarai pada Sabtu pagi, 20 Februari 2021. 

Anies Baswedan mengatakan bahwa kapasitas drainase di Jakarta berkisar antara 50-100 mm. Bila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, kata dia, sudah dapat dipastikan terjadi genangan banjir di Jakarta.

”Karena memang kapasitasnya terbatas sampai 100 mm,” kata Anies. Jika terjadi banjir Jakarta, lanjut Anies, prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah memastikan warga aman dan tak ada korban jiwa.  

Ia menjelaskan bahwa per pukul 09.00 WIB pagi tadi ada 200 Rukun Tetangga (RT) Yang tergenang banjir. Pemprov DKI Juga telah menyediakan 26 lokasi pengungsian yang diisi oleh 329 kepala keluarga. “Saat ini kita sudah menyiapkan dapur umum, tenda untuk mereka beristirahat sementara, dan juga tenda isolasi mandiri Covid19 bagi mereka yang memiliki gejala,” tutur Anies. 

Anies menyebut saat ini jajaran tanggap dari Pemprov DKI telah berada di lokasi yang tergenang banjir dan pengungsian.

Mereka telah menyiapkan pompa untuk menangani air di wilayah yang berada di dataran rendah. “Bila tidak ada kendala khusus, seperti tanggul yang jebol dan lain-lain, diharapkan dalam enam jam bisa surut,” kata Anies Baswedan lagi. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto