Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:27wib
Leicester City berhasil menyabet gelar juara Piala FA usai membungkam Chelsea 1-0 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5). Gol tunggal kemenangan The Foxes dicetak oleh Youri Tielemans di menit ke-63. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan, pada 16-17 Mei 2021.
Steven Spielberg Ternyata Salah Satu Korban Penipuan Bernard Madoff

Jumat, 16-April-2021 18:00

Steven Spielberg
Foto : Bestpictureblog.com
Steven Spielberg
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sutradara kondang Steven Allan Spielberg atau dikenal dengan Steven Spielberg ternyata merupakan salah satu dari sekitar 37.000 orang di 136 negara yang menjadi korban penipuan investasi terbesar dalam sejarah Amerika Serikat (AS), dengan terdakwa Bernard Madoff.

Selain Spielberg, tokoh terkenal lain yang menjadi korban kasus tersebut adalah peraih hadiah Nobel Perdamaian Elie Wiesel.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Bernard Madoff meninggal pada Rabu (14/4/2021) pada usia 82 tahun di Penjara Federal Butner, Carolina Utara, AS. Madoff meninggal dalam penjara saat menjalani hukuman 150 tahun penjara atas kasus tersebut.

“Hidupnya telah berakhir, dia meninggalkan warisan berbahaya yang telah terukir dalam sejarah perkembangan investasi dunia,” kata Sam Stovall, penulis ‘The Seven Rules of Wall Street’ dan Kepala Strategi Investasi di CFRA Research, dikutip dari USA Today, Kamis (15/4/2021).

Dana investasi yang ditipu lebih dari 50 miliar dolar AS dengan korban penipuan yang tersebar di 136 negara.

Selama masa jabatannya sebagai Direktur Bursa Efek Nasdaq, Bernard Madoff menggunakan dana lindung nilai (hedge fund) yang dikelolanya untuk menarik dana dan menipu para investor.

Dalam menjalani aksi ‘penipuan jeniusnya’, Madoff mendalanginya dengan skema ponzi klasik, di mana dana dari investor baru digunakan untuk membayar keuntungan investor lama.

Skema Ponzi merupakan modus penipuan yang dilakukan dengan cara menjalankan model investasi fiktif. Pelaku mengumpulkan modal dengan dalih akan dikembalikan dengan keuntungan besar dan risiko yang kecil, namun sebenarnya bunga yang dibayarkan justru menggunakan uang dari nasabah baru.

Penipuan itu akhirnya runtuh pada Desember 2008, ketika bisnis Madoff tidak dapat lagi menutupi permintaan penarikan yang terus meningkat di tengah resesi hebat. Padahal, para investor sebelumnya mempercayai bahkan menghormati Madoff.

Kehancuran bisnis itu menghanguskan tabungan hidup dan rencana pensiunnya. Madoff mengakui aksi gilanya itu kepada putra-putranya, Mark dan Andrew. Mereka akhirnya melaporkan itu kepada otoritas federal kemudian Madoff ditangkap.

Madoof diciduk pada Desember 2008. Setelah divonis bersalah, dia menjalani hukuman di penjara Federal Butner, Carolina Utara.

Sebelum meninggal, Madoff sempat menerima pengobatan penyakit ginjal stadium terakhir. Pada Rabu (14/4) ia meninggal dalam keadaan wajar di dalam penjara. Tanggal 29 bulan ini adalah hari ulang tahunnya yang ke-83.

 

Reporter : Eka Handoko
Editor : YC Kurniantoro