Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:04wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Soal Simpatisan FPI Baiat ke ISIS, Guntur: Munarman Ini Kebal Hukum Ya

Sabtu, 06-Februari-2021 13:30

eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.
Foto : FPI.
eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Nahdlatul Ulama (NU), Guntur Romli menyebut eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman kebal hukum.

Pasalnya, lanjut Guntur, eks anggota FPI yang mengaku berbaiat kepada kelompok teroris Negara Islam dan Suriah (ISIS) telah ditangkap polisi, namun Munarman masih bebas dan belum diproses hukum.

Hal itu disampaikan Guntur mengomentari video pernyataan salah satu terduga teroris sekaligus simpatisan FPI yang mengaku bahwa Munarman ikut hadir saat simpatisan dan laskar FPI berbaiat kepada ISIS di Makassar pada 2015 lalu.

"Munarman ini kebal hukum ya, yang bareng-bareng dia baiat (gabung & sumpah setia) ke ISIS ditangkap, tapi Munarman masih bebas, ditambah provokasi & bikin hoax," tulis Guntur di akun Twitternya, dikutip netralnews.com, Sabtu (6/2/2021).

"Ini pengakuan anggota FPI yang sudah ditangkap karena baiat ke ISIS bareng Munarman," ungkap politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Sebelumnya, beredar luas di media sosial video pengakuan salah satu dari 19 terduga teroris di Makassar, Ahmad Aulia,yang mengaku sebagai simpatisan FPI dan pernah berbaiat kepada ISIS di markas FPI Kota Makassar pada Januari 2015 lalu.

"Saya berbaiat kepada Daulatul Islam. Yang memimpin Daulatul Islam Abu Bakar Al Baghdadi. Saat deklarasi FPI mendukung Daulatul Islam pada Januari 2015 saya berbaiat pada saat itu bersama dengan 100 orang simpatisan dan Laskar FPI,” kata Ahmad dalam video viral.

Ahmad Aulia menyebut bahwa acara pembaiatan ratusan simpatisan dan laskar FPI kepada ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi itu juga dihadiri oleh eks Sekretaris Umum FPI, Munarman.

“Saya berbaiat dihadiri oleh Munarman selaku pengurus FPI pusat pada saat itu. Ustad Fauzan, Ustad Basri yang memimpin baiat pada saat itu,” ungkapnya.

Pengakuan Ahmad itu dibantah oleh Munarman. Ia menyebut memiliki saksi dari pihak FPI Makassar yang mengetahui persis kehadirannya di Makassar kala itu.

"Ada di penjelasan Agus Salim (eks Sekretaris FPI Sulsel) sebagai saksi," katanya, Jumat (5/2/2021).

Eks Sekretaris FPI Sulsel Agus Salim Syam sebelumnya juga telah membantah kesaksian Ahmad Aulia yang menyebut Munarman menghadiri pembaiatan terhadap ISIS di Makassar pada 2015.

Agus menuturkan Munarman hadir di acara tersebut sebagai narasumber dan tidak ada kaitannya dengan pembaiatan simpatisan FPI ke ISIS.

"Kehadiran Munarman dari Jakarta adalah sebagai narasumber yang diundang dan tidak ada kaitannya dengan isu ISIS, apalagi dikaitkan dengan baiat seperti yang dinyatakan saudara AA (Ahmad Aulia)," tegas Agus.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani