Netral English Netral Mandarin
08:46wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Soal Sidang Kerumunan di Petamburan, TZ: Kenapa HRS Diberlakukan Seperti Bandit Besar

Kamis, 25-Maret-2021 09:18

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Akurat
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia  (MUI) Tengku Zulkarnain menyoroti sidang kasus kerumunan, yang menjadikan Habib Rizieq Shihab (HRS) hadir di meja pesakitan.

Dirinya mempertanyakan, apakah kerumunan di Petamburan dan Puncak membuat peningkatan kasus COVID-19 yang begitu dahsyat?

Dirinya pun menilai, dalam sidang Rizieq Shihab diberlakukan seperti seorang bandit besar.

"Apakah krn kerumunan di Petamburan dan di Puncak terjadi peningkatan korban Covid 19 yg dahsyat?," tulis Tengku Zul dalam akun Twitternya, Kamis (25/3/2021).

"Jika tidak kenapa sampai HRS diperlakukan seperti seorang "bandit besar"?" lanjut dia.

Ia pun mencontohkan beberapa tindakan yang dilakukan pemerintah terkait kasus kerumunan, seperti pembubaran FPI, pemblokiran rekening keluarga dan jama'ah.

"Efpe-i dibubarkan. ATM keluarga dan Jamaah teras sempat diblokir? Coba ada yg bisa jawab...?

@mohmahfudmd," ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati