Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:59wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Soal Larangan Mudik Lebaran, Wagub DKI: Kami Sangat Mendukung Sekalipun Ini Memberatkan

Minggu, 28-Maret-2021 21:39

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Foto : Arizapatria.id
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengimbau kepada seluruh warga Ibu Kota tetap berada di rumah masing-masing dan tidak mudik karena tidak ada tempat yang lebih aman dari rumah sendiri.

"Tidak perlu pergi kecuali yang sangat penting dan mendesak. Tidak diperkenankan ke luar kota. Terlebih adik-adik di bawah usia sembilan tahun dan orang tua di atas 60 tahun, kami minta berada di rumah," kata Riza saat ditemui wartawan di Kamal Muara, Jakarta Utara, Ahad (28/3/2021).

Riza mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung kebijakan pemerintah pusat melarang mudik lebaran.

"Mudik bersama itu tidak diperkenankan oleh pemerintah pusat tentu kami sangat senang dan mendukung. Sekalipun, ini memberatkan bagi warga yang sudah tahun lalu tidak mudik, tahun ini juga tidak mudik," kata Riza.

Riza memahami kebijakan tersebut harus diambil oleh pemerintah, semata-mata untuk memastikan keselamatan kesehatan dan keselamatan warga negara.

Ia menilai kebijakan itu dapat mencegah warga tidak berkumpul di kampung halaman. Apalagi sampai menemui orang tua yang rentan terkena COVID-19.

"Jangan sampai justru kita membawa virus ke sana, kembali ke Jakarta membawa virus lagi. Jadi jangan sampai kehadiran kita ke kampung justru menimbulkan masalah, apalagi nanti sampai terpapar virus, lebih-lebih sampai ada yang meninggal orang yang kita cintai dan sayangi," kata Riza.

Riza juga mengimbau warga agar menjadikan protokol kesehatan sebagai kebutuhan sehari-hari. "Kami ingin bahwa protokol kesehatan itu bukan karena ada regulasi aparat dan sanksi, kami melaksanakan itu karena kami yakini bahwa protokol kesehatan sebuah kebutuhan," katanya.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli