Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:01wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Soal Isu Presiden 3 Periode, RR: Ucapan dan Tindakan Mas Jokowi Sering Bertolak Belakang

Rabu, 17-Maret-2021 12:30

Ekonom senior Rizal Ramli (RR)
Foto : Istimewa
Ekonom senior Rizal Ramli (RR)
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ekonom senior Rizal Ramli (RR) mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal wacana masa jabatan presiden tiga periode.

Rizal Ramli mengaku tidak percaya dengan pernyataan Jokowi yang menyebuttak berminat menjabat presiden selama tiga periode.

Pasalnya, menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu, ucapan dan tindakan Presiden Jokowi sering bertolak belakang.

"Soal 3x, ada bantahan resmi dari Mas @jokowi. Masalahnya adalah track record antara ucapan vs tindakan yang sering bertolak belakang. Yo ra percaya," tulis Rizal di akun Twitternya, Selasa (16/3/2021).

"Maaf geh omongane sering kewolak walek terus piye le arep percoyo. Mungkin harus bikin pernyataan diatas meterei kali ya?" sindir @RamliRizal.

Pada cuitan lainnya, Rizal Ramli menyebut ada yang ingin menjabat presiden 3 periode, padahal kinerja memble, ekonomi dan kesejahteraan rakyat anjlok, hingga demokrasi nyungsep.

"Ada yang kepengin 3x, padahal melanggar UUD. RI bisa bubar, wong kinerja memble, ekonomi & kesejahteraan rakyat anjlok. Demokrasi nyungsep. KKN+Dinasti semakin menjadi," ungkap Rizal.

"Mungkin kalau lebih nekad & lebih cerdas dari Putin, atau prestasi lebih hebat dari Xi Jinping, bolehlah mimpi (emoji tertawa)," sindir mantan Menko Perekonomian era Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.

Seperti diketahui, wacana masa jabatan presiden 3 periode yang sempat mencuat pada akhir 2019 lalu, kini kembali ramai dibicarakan setelah disinggung pendiri Partai Ummat Amien Rais.

Amien curiga rezim saat ini tengah memainkan skenario untuk mengamendemen satu atau dua pasal dalam UUD 1945 soal ketentuan masa jabatan presiden dengan tujuan agar Jokowi bisa menjadi presiden 3 periode.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi kembali menegaskan jika dirinya tidak berminat menjadi presiden selama 3 periode. Ia menyebut, konstitusi telah mengamanahkan masa jabatan presiden maksimal 2 periode. 

“Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama,” kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/3/2021).

Jokowi pun mengingatkan agar jangan membuat isu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan baru. Sebab, saat ini yang terpenting adalah fokus pada penanganan pandemi.

"Jangan membuat kegaduhan baru, kita saat ini tengah fokus pada penanganan pandemi," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati