Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:42wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Soal Ceramah Orang Hitam, EK: Kayaknya Zul Bakal Diculik Nih

Minggu, 18-April-2021 10:42

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Twitter
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -: Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadi menanggapi isi ceramah mantan pengurus MUI Tengku Zulkarnain.

Dalam ceramahnya, Tengku Zul mengatakan, orang hitam tak boleh masuk surga. Terkait hal tersebut, Eko mengatakan, sebentar lagi Tengku Zul akan diculik laskar Boko Haram, karena rasis 

"Kayaknya sebentar lagi Zul bakal diculik sama laskar Boko Haram nih. Somalia menjerit!," kata Eko dalam akun Twitternya.

Sebelumnya, mantan petinggi MUI itu memberikan klarifikasi terkait ceramahnya yang viral di media sosial.

Tengku Zul menegaskan jika ceramahnya tersebut tidak rasis sebagaimana yang ditudingkan netizen kepadanya.

Ia mengatakan bahwa ceramahnya telah dinarasikan seolah-olah orang berkulit hitam tidak boleh masuk ke surga.

Menurutnya, orang hitam apabila soleh akan masuk surga dan kulitnya akan diubah menjadi merah jambu seperti Nabi Adam dan Siti Hawa.

"Masalahnya narasi yang mereka tulis itu merubah arti buat menggiring opini sesat seolah-olah saya mengatakan orang hitam tidak boleh masuk sorga. Mana ada aturan Allah seperti itu?" ujarnya.

"Padahal orang hitam jika sholih dia akan masuk sorga, dan saat masuk sorga dia akan dirobah jadi berkulit merah muda seperti nabi Adam... jauh sekali ungkapannya orang hitam tidak boleh masuk sorga? yang tidak boleh masuk sorga orang kafir kepada Allah...," sambungnya.

Lanjutnya, ia kembali menegaskan isi ceramahnya bahwa tidak ada orang yang jelek masuk surga. Ia mengklaim apa yang disampaikan dalam ceramahnya sudah sesuai dengan ajaran Islam.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati