Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:59wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Soal Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, HNW: Usut Tuntas Agar Tak Jadi Fitnah

Senin, 29-Maret-2021 06:30

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW).
Foto : Humas DPR
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW).
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (28/3/2021), menuai kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW).

Menurut HNW, siapapun pelakunya dan apapun motifnya, tindakan tersebut jelas tidak dibenarkan. Ia menegaskan, semua agama mengharamkan perilaku teror seperti itu.

"Siapapun pelakunya, apapun motifnya, peledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar itu, jelas tidak dibenarkan. Islam dan Agama apa pun mengharamkan perilaku teror seperti itu," tulis HNW di akun Twitternya, Minggu (28/3/2021).

Karenanya, Wakil Ketua MPR ini meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut sehingga aksi teror demikian tidak terulang di kemudian hari dan juga tidak menimbulkan fitnah.

"Penting diusut tuntas dan terbuka, agar tak terulang, dan agar tak jadi fitnah," cuit @hnurwahid.

Diberitakan, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) sekitar pukul 10.30 WITA. Pada saat kejadian, jemaat tengah beribadah di dalam gereja.

Berdasarkan data terakhir hingga Minggu sore, ledakan itu menyebabkan 20 orang yang terdiri atas jemaat dan petugas keamanan gereja mengalami luka-luka. Dilaporkan juga bahwa dua orang diduga pelaku bom bunuh diri tewas dalam peristiwa tersebut.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian