Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:03wib
Singapura akan melarang masuk orang yang dalam 14 hari belakangan memiliki riwayat perjalanan ke India, negara yang kini sedang dilanda gelombang kedua pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memutuskan untuk memperpanjang masa larangan mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah.
Siswi Nonmuslim di Padang Dipaksa Berjilbab, Ade: Tidak Boleh Dibiarkan...

Sabtu, 23-January-2021 21:30

Dosen Universitas Indonesia Ade Armando.
Foto : Istimewa
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando mengomentari kabar siswi nonmuslim di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat yang dipaksa memakai jilbab. Ade menilai, hal tersebut tidak boleh dibiarkan.

"Keterbelakangan di Padang semacam ini tidak boleh dibiarkan," tulis Ade di akun Facebook-nya, Sabtu (23/1/2021).

Selain itu, Ade juga menyoroti pemberitaan media soal puluhan siswi nonmuslim di SMK Negeri 2 Padang yang selama ini mengenakan jilbab dalam aktivitas sehari-hari di sekolah.

"Bagaimana Sumatra Barat akan maju kalau sekolahnya semacam ini?," sentil Ade.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial video adu argumen antara orang tua murid dari salah satu siswi nonmuslim dengan seorang guru di SMKN 2 Padang mengenai aturan berpakaian di sekolah tersebut.

Dalam video itu, pria berinisial EH yang merupakan orangtua murid itu mempertanyakan alasan sekolah negeri membuat aturan mewajibkan berjilbab termasuk bagi siswi nonmuslim.

"Bagaimana rasanya kalau anak Bapak dipaksa ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan negeri," kata EH.

“Ini agama saya. Kalau memakai jilbab, seakan-akan membohongi identitas agama saya, Pak,” ujarnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyebutkan bahwa penggunaan jilbab bagi siswi merupakan aturan sekolah.

Video tersebut diunggah di akun Facebook EH. Ia juga memposting surat pernyataan yang ditandatangani dia dan putrinya yang menolak berjilbab.

Dalam surat pernyataan tertanggal (21/1/2021) itu tertulis:

1. Tidak bersedia memakai kerudung seperti yang telah digariskan oleh peraturan sekolah.

2. Bersedia untuk melanjutkan masalah ini dan menunggu keputusan dari pejabat yang lebih berwenang.

Setelah heboh kasus tersebut, terkuak bahwa selama ini ada puluhan siswi nonmuslim di SMKN 2 Padang yang memakai jilbab ketika sekolah.

Menurut Kepala SMK Negeri 2 Padang, Rusmadi, ada 46 siswi nonmuslim yang berada di sekolah tersebut. Rusmadi menyebut seluruh siswi nonmuslim di SMK tersebut mengenakan hijab dalam aktivitas sehari-hari kecuali Jeni, siswi yang viral karena menolak mengenakan jilbab.

 

"Secara keseluruhan, di SMK Negeri 2 Padang, ada 46 anak (siswi) nonmuslim, termasuk Ananda Jeni. Semuanya (kecuali Jeni) mengenakan kerudung seperti teman-temannya yang muslim. Senin sampai Kamis, anak-anak tetap menggunakan kerudung walaupun nonmuslim," kata Rusmadi, Jumat (22/1/2021).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli