Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:09wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Sindir SBY? Uki: Sediktator-diktatornya Pak Harto, Dia Tak Pernah Daftarin Golkar Atas Nama Pribadi

Selasa, 13-April-2021 06:25

Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
Foto : Istimewa
Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki)
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi (Uki) menyebut, sediktator-diktatornya Soeharto, Presiden kedua itu tidak pernah mendaftarkan merek Partai Golkar atas nama pribadi.

Hal tersebut disampaikan Uki di tengah ramainya sorotan publik terhadap langkah Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan merek Partai Demokrat ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas nama pribadi. 

"Sediktator-diktatornya pak Suharto, dia gak pernah daftarin lambang Golkar atas nama pribadi," tulis Uki di akun Twitternya, @Uki23, Senin (12/4/2021).

Sebelumnya diberitakan, SBY mendaftarkan merek Partai Demokrat sebagai sebagai hak kekayaan intelektual (HAKI) ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham pada (18/3/2021) secara daring (online).

Berdasarkan website Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, permohonan Partai Demokrat diketahui atas nama pemilik Dr. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat Puri Cikeas Indah nomor 2 RT 001 RW 002, Kecamatan Gunung Putri, Kelurahan Nagrak.

Pengajuan merek partai yang didirikan pada tanggal 9 September 2001 dan disahkan oleh Kemenkumham pada tanggal 27 Agustus 2003 akan diproses selama 3 bulan ke depan.

Terkait hal itu, Kemenkumham mengisyaratkan kemungkinan ditolaknya pengajuan merek Demokrat sebagai hak kekayaan intelektual yang diajukan oleh Presiden ke-6 itu.

"Karena di sini ada Partai Demokrat yang telah mendaftarkan dengan logo yang sama, harusnya ditolak," kata Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Freddy Harris, dikutip dari Antara, Senin (12/4/2021).

Apalagi, lanjut Freddy, Partai Demokrat sudah memiliki merek dan persis seperti yang diajukan oleh SBY.

Soal pengajuan merek partai berlambang mercy atas nama pribadi SBY, Freddy mengatakan hal itu memang tidak ada masalah. Namun, persoalannya terletak pada merek partai yang sudah ada bukan perkara nama pribadi atau bukan.

Sejauh ini belum ada satu pun partai politik yang mengajukan merek atas nama pribadi dan pengajuan Partai Demokrat sebagai hak kekayaan intelektual oleh SBY merupakan kali pertama terjadi.

"Tidak ada, biasanya atau semua partai politik mengajukannya atas nama partai," ujar Freddy. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati