Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:58wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Sindir Ribka PDIP, Denny: Ohh, Gak Mau Divaksin Itu Ada Dendam karena Gak Dipilih Jadi Menkes?

Rabu, 13-January-2021 14:15

Sindir Ribka PDIP, Denny sebut Ohh, Jadi Gak Mau Divaksin Dendam karena Gak Dipilih2 Jadi Menkes?
Foto : Istimewa
Sindir Ribka PDIP, Denny sebut Ohh, Jadi Gak Mau Divaksin Dendam karena Gak Dipilih2 Jadi Menkes?
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan politikus PDIP Ribka Tjiptaning yang menolak vaksinasi masih menjadi sorotan publik. Pegiat media sosial Denny Siregar, Rabu (13/1/21) memberikan tanggapan mengejutkan.

"Ohh jadi si ibu anggota DPR yg gak mau divaksin itu ada dendam pribadi karena gak dipilih2 jadi Menkes?" tutur Denny.

Ia juga mengatakan: "Kadrun bingung. Mereka gak mau di vaksin, Ribka Ciptaning yang mereka bilang anak PKI juga sama2 gak mau.."

"Padahal kadrun punya prinsip, "Janganlah kamu meniru suatu kaum..." tandas Denny.

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, menyatakan tidak mau divaksinasi COVID-19. Ribka Tjiptaning juga mengatakan ia dan keluarganya lebih baik dikenai sanksi daripada menerima vaksin Corona.

"Saya tetap tidak mau divaksin (Corona) maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya udah 63 nih, mau semua usia boleh, tetap, di sana pun hidup di DKI semua anak-cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil, kek," kata Ribka dalam rapat kerja (raker) Komisi IX bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Politikus PDIP itu menyebut pihak Bio Farma belum mengeluarkan tahap uji klinis ketiga terkait vaksin Corona. Ia kemudian menyoroti kejadian vaksin polio dan vaksin kaki gajah, yang disebutnya sempat memakan korban di Tanah Air.

"Bagaimana, orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," ujarnya.

PDI Perjuangan (PDIP) pun menanggapi pernyataan salah satu kadernya, Ribka Tjiptaning. Ketua DPP PDIP Sri Rahayu menegaskan partainya mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.

"Kan cerita utuhnya seperti apa kan nggak tahu saya. Kadang-kadang kan di ini, apa, tapi yg jelas PDI Perjuangan tentu sesuai dengan apa yang disampaikan Ibu ketua Umum bahwa kita sangat mendukung upaya pemerintah untuk vaksinasi," kata Sri Rahayu seperti dilansir Detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto