Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:40wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Setelah Inggris dan Afsel, Varian Baru Virus Corona Terdeteksi di Washington DC

Jumat, 12-Februari-2021 20:08

Ilustrasi virus corona (COVID-19)
Foto : Istimewa
Ilustrasi virus corona (COVID-19)
8

WASHINGTON, NETRALNEWS.COM - Varian virus corona yang mulanya muncul di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) terdeteksi di Washington DC, Amerika Serikat (AS) menurut kepala dinas kesehatan setempat LaQuandra Nesbitt pada Kamis (11/2/2021). 

Varian Inggris, yang dikenal sebagai B.1.1.7, ditemukan pada tiga orang, sedangkan varian Afrika Selatan, B.1.351, hanya di satu orang, katanya saat konferensi pers.

"Setiap tes positif (COVID-19) tidak diurutkan untuk mendeteksi varian, hanya satu sampel kasus yang diurutkan untuk varian," kata Nesbitt. "Tidak semua kasus positif diurutkan baik oleh laboratorium Kesehatan Masyarakat DC atau yang dikirim ke CDC untuk diurutkan."

"Mereka mengambil sampel dari sejumlah kasus dan kami telah memiliki beberapa kasus, yang telah diambil sampelnya untuk pengurutan yang kembali positif untuk varian ini," lanjutnya.

Nesbitt diberitahu tentang jenis baru COVID-19 oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) pada Rabu malam.

Sedikitnya 35 negara bagian Amerika Serikat telah mengonfirmasi varian COVID-19 yang lebih menular, menurut CDC.

Setidaknya terdapat 930 kasus COVID-19 varian Inggris dan sembilan varian Afrika Selatan.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli