Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:00wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Sesuai Janji Perkuat Desa dan Kota, Ini Gebrakan 100 Hari Pemerintahan ZIYAP

Sabtu, 09-January-2021 11:15

Tim transisi Pemprov Kaltara yang dibentuk oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih Zainal A Paliwang-Yansen TP saat menggelar jumpa pers, malam tadi.
Foto : Kayantara.com
Tim transisi Pemprov Kaltara yang dibentuk oleh gubernur dan wakil gubernur terpilih Zainal A Paliwang-Yansen TP saat menggelar jumpa pers, malam tadi.
25

TARAKAN, NETRALNEWS.COM - Gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) terpilih periode 2021-2024, Drs Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum – Dr Yansen TP, M.Si resmi membentuk tim transisi pemerintahan.

Tim transisi Pemprov Kaltara ini diketuai oleh Prof. Ari Junaedi. Sementara Datu Iman Suramenggala sebagai sekretarisnya. Kemudian Yusuf Ramlan, Rukisah Saleh, Dr Samuel dan Dr Fither Palungan dipercaya sebagai anggota.

Kepada wartawan, Ari Junaedi menerangkan tim transisi tersebut akan bekerja selama paling sedikit tiga bulan serta bermarkas di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

“Tugas kita adalah mengawal pemerintahan ZIYAP (Zainal-Yansen), mengimplementasikan 100 hari kerja pemerintahan ZIYAP, mengawasi RPJMD, dan mengawasi dan mempermulus proses transisi dari Irianto Lambrie-Udin Hianggio ke ZIYAP,” ungkapnya, Jumat (8/1/2021) malam.

Sehingga anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pemprov Kaltara tahun 2021 yang telah disahkan oleh kepala daerah sebelumnya akan disesuaikan dengan program Zainal-Yansen berdasarkan janji politiknya.

“Karena seperti janji politik dan kampanye ZIYAP bahwa akan memperkuat desa dan kota, dan memperkuat sinergi kabupaten kota yang selama ini terabaikan,” tegasnya.

Zainal-Yansen, tutur Ari Junaedi, bertekad akan membawa semangat marwah kerakyatan APBD Kaltara tahun 2021.

“Kami juga awasi dan mencermati, kalau tidak sesuai tentu kami ubah, yang jelas program yang bagus akan kami teruskan, yang kurang dibenahi, yang lebih baik akan kami masukan,” bebernya.

“Kami menang berdasarkan pilihan rakyat, tentu pemilih dan rakyat menggantungkan harapannya kepada kami semua,” tandasnya.

Luncurkan Program 100 Hari

Selain itu, Ketua tim transisi Pemprov Kaltara Prof Ari Junaedi juga membeberkan program 100 hari pemerintahan Zainal Arifin Paliwang-Yansen TP.

Ia menyebutkan ada tiga program 100 hari yang akan dilakukan oleh pemenang Pilgub Kaltara 9 Desember 2020 itu. Program 100 hari yang akan diimplementasikan ini dilakukan setelah dilantik Presiden Joko Widodo pada 12 Februari mendatang.

Pertama fokus terhadap program penanganan penyebaran Covid-19 yang hingga sekarang semakin merajalela di Bumi Benuanta. “Ini yang menjadi masalah di Kaltara,” cetusnya.

Kedua, Pemprov Kaltara melalui kepemimpinan Zainal-Yansen akan melanjutkan pemberian insentif kepada guru dan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa.

Ketiga, menumbuhkan sektor UMKM di tengah pandemi Covid-19.

“Program itu tidak boleh dihentikan, dan itu menjadi program utama ZIYAP. Lantas bagaimana meningkatkan stimulus pertumbuhan ekonomi di kalangan anak muda dan UMKM? Ini juga menjadi tugas utama tim transisi selain mengawal RPJMD dan RKB,” bebernya.

Olehnya itu, pihaknya akan menyisir satu per satu pos APBD Kaltara tahun 2021. “Karena kami ingin mengembalikan semangat marwah APBD. Yang jelas tidak ada lagi pembangunan guest house, termasuk KBM (Kota Baru Mandiri) yang tidak akan menjadi prioritas,” ungkapnya.

“Ada kesempatan di April akan kami lakukan perubahan APBD. Jadi proyek-proyek mercusuar era lalu tidak akan terjadi di ZIYAP,” tambah Ari.

Dengan demikian pos-pos anggaran yang selama ini tidak menjadi fokus utama ZIYAP akan dihilangkan. “Yang tidak menjadi prioritas kami akan alihkan ke program-program yang riil di masyarakat. Bagaimana pengangguran yang semakin meningkat saat ini,” katanya.

Prinsipnya, APBD 2021 akan dialokasikan untuk kepentingan rakyat semata.  “Karena disamping APBD 2021 yang begitu minim yaitu Rp2,3 triliun, maka ada janji-janji yang harus ditunaikan. Itu yang akan diselesaikan dalam 100 hari Zainal-Yansen sebagai gubernur dan wakil gubernur Kaltara. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto