Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:57wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Sering Membuang Air AC dan Bekas Cuci Beras? Jangan Lagi, Keduanya Bagus untuk Siram Tanaman Kesayanganmu

Selasa, 23-Maret-2021 22:30

Gunakan air ac untuk menyiram tanaman.
Foto : Tanamanku
Gunakan air ac untuk menyiram tanaman.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Sering mengabaikan air buangan dari pendingin udara atau AC di rumahmu? Mulai sekarang jangan lagi. Ternyata air buangan AC di rumah punya banyak manfaat salah satunya untuk menyiram tanaman. Selain AC, air sisa mencuci beras juga punya khasiat bagus untuk kesuburan tanaman hiasmu loh. 

Untuk air buangan AC, beberapa jenis tanaman cocok jika disiram dengan air tersebut. Yang pertama adalah tanaman karnivora.

Tanaman karnivora adalah jenis tanaman yang tidak cocok dengan air sumur atau keran karena mengandung klorin. Sementara air AC punya kandungan garam dan tidak ada kandungan mineral dalam air tersebut dan artinya air ini hampir serupa dengan air suling namun tidak terlalu bersih.

Untuk itu, air ini bisa digunakan kembali untuk menyiram tanaman yang memang tidak tolerir dengan air mineral seperti salah satunya tanaman karnivora.

Tanaman karnivora terkenal akan bereaksi buruk pada klorin yang sering ditemukan dalam air olahan.

Beberapa tanaman karnivora yang bisa disiram dengan air sisa buangan AC ini diantaranya adalah tanaman laba laba [Chlorophytum comosum], Marantas [Maranta Spp], dan Dracaenas [Dracaena Spp].

Sementara itu, air bekas cucian beras juga bisa Anda manfaatkan untuk menyiram tanaman. Hal ini disarankan oleh Dosen di Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Eny Palupi. "Paling mudah pemanfaatan air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman itu yang paling mudah," jelas Eny Palupi, seperti dilansir dari Kompas.com. 

Ia menyatakan, dalam air bekas cucian beras terdapat banyak gizi dan kandungan vitamin yang dapat membantu tumbuh kembang tanaman. "Zat gizi mikro yang paling signifikan proporsi kehilangannya, antara lain: vitamin B, zat besi dan seng," kata Eny. 

Komponen makro yang ikut terlarut yang juga terbawa saat beras dicuci di antaranya terutama karbohidrat (pati), protein, dan sebagian asam lemak bebas. 

"Zat organik yang terlarut dalam air cucian beras bisa untuk sumber hara untuk tanaman," ujar Eny. Dengan demikian air bekas cucian beras bisa merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman (daun, tunas, cabang). 

Terutama dari komponen vitamin B1. Kemudian membantu pembentukan khlorofil sehingga tanaman bisa lebih hijau. Selain itu juga bisa digunakan untuk mempekuat tumbuhan dari penyakit. 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani