Netral English Netral Mandarin
banner paskah
13:53wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Seorang Wanita Lakukan Bom Bunuh Diri Bersama Anaknya

Jumat, 02-April-2021 23:00

Militer Tunisia saat melakukan patroli
Foto : Business Insider
Militer Tunisia saat melakukan patroli
6

TUNISIA, NETRALNEWS.COM - Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkkan diri bersama anaknya di Tunisia selama operasi kontra-terorisme, kata pemerintah Tunisia.

Kementerian dalam negeri mengatakan dalam sebuah pernyataan Kamis (01/04), bahwa dua pelaku lainnya tewas dalam operasi terpisah.

Pihak berwenang Tunisia mengatakan bahwa pelaku yang diketahui seorang wanita melakukan bom bunuh diri yang menewaskan keduanya (ibu dan anak).

Kementerian dalam negeri Tunisia mengatakan anak wanita itu meninggal di tempat dan seorang gadis kecil lainnya terluka.

"Peristiwa ini bermula dari sebuah operasi pasukan Tunisia yang melacak kelompok bersenjata di daerah Gunung Salloum di provinsi Kasserine. Mereka membunuh seorang tersangka pejuang, yang istrinya kemudian bunuh diri dengan mengaktifkan sabuk peledak bom," kata pejabat setempat dikutip dari Al Jazeera.

Ledakan itu menewaskan bayinya, sementara seorang putri yang lebih tua juga di tempat kejadian selamat namun terluka.

Pihak berwenang mengatakan ini adalah pertama kalinya mereka melaporkan keberadaan seorang wanita di antara kelompok bersenjata yang mengungsi di daerah tersebut.

Dalam operasi kedua, di daerah Gunung Mghila, pasukan keamanan membunuh seorang tersangka pemimpin brigade Jund al-Khilafa Tunisia. Brigade tersebut berjanji setia kepada kelompok ISIL (ISIS) dan diyakini berada di balik beberapa serangan di Tunisia dalam beberapa tahun terakhir.

Tunisia menghadapi beberapa serangan setelah revolusi 2011, dengan puluhan personel keamanan, warga sipil, dan turis asing tewas. 

Reporter :
Editor : Tommy Satria