Netral English Netral Mandarin
banner paskah
00:31wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
Sentil Pemerintah Soal Impor Beras, TZ: Pak Jokowi Bagaimana? Apa Sekedar Marah Saja

Jumat, 19-Maret-2021 17:40

Eks Wasekjen MUI
Foto : Istimewa
Eks Wasekjen MUI
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Tengku Zulkarnain meminta Presiden Joko Widodo bertindak dengan rencana impor beras. Dia menilai kalau langkah tersebut, tak punya alasan.

Tengku mengungkapkan kalau sebagai lembaga yang menangani urusan beras yaitu Bulog menolak rencana tersebut. Selain itu, Kementan mencatatkan memiliki 25 juta ton stok beras yang ada.

"Bulog mengatakan cadangan beras berlimpah. Kementan bilang stok 25 juta ton. DPR RI menolak impor satu juta ton beras. Kementan berkata tdk punya legal standing menolak impor. Pak @jokowi bagaimana? Apa sekedar marah saja? Andai impor untung Rp 1000/kg duitnya SATU TRILYUN lho," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Sebelumnya, pemerintah berencana mengimpor 1 juta ton beras dalam waktu dekat. Di sisi lain, Bulog masih memprioritaskan stok beras dari dalam negeri.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan impor beras dilakukan untuk menjaga stok beras nasional dan menstabilkan harga.

"(Impor) ini bagian dari strategi memastikan harga stabil. Percayalah tidak ada niat pemerintah untuk hancurkan harga petani terutama saat sedang panen raya," ujar Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin (15/3/2021). Seperti dinukil kompas.com

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli