Netral English Netral Mandarin
banner paskah
07:15wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Sentil Budiman Sudjatmiko, TZ : Sok Mau Menyingkirkan Agama biar Maju ?

Kamis, 01-April-2021 16:05

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Pengurus MUI, Tengku Zulkarnain menanggapi pernyataan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko soal refleksi ajaran agama.

Sebelumnya dalam sebuah cuitan di Twitter pribadinya, Budiman menuliskan "Sebuah refleksi jika pengajaran agama ikut masuk menyimpulkan kerjaan2 logika (tidak sekedar pada spiritualitas & etika), bakal menimbulkan kebingungan".

Cuitan Budiman ini mengomentari judul salah satu portal berita "Negara Religius Berprestasi Rendah dalam Sains & Matematika".

Menanggapi cuitan Budiman Sudjatmiko, Tengku Zulkarnain menyebut mantan aktivis PRD tersebut tak pernah membaca buku sejarah.

Disaat orang Amerika dan Eropa masih buta huruf, Pusat Islam di Baghdad telah lebih maju dengan memiliki teleskop dan kitab-kitab Science.

"Budiman Sudjatmiko tdk pernah baca sejarah bahwa saat orang di Amerika masih telanjang dan Eropa masih makan daging bakar, buta huruf, Pusat Islam di Baghdad sudah pakai karpet empuk dan punya teleskop, kitab2 Science dll," kata Tengku Zul dalam akun Twitternya. 

Ia pun menuding Budiman ingin menyingkirkan agama agar maju. Bahkan Tengku Zul mempertanyakan keyakinan Budiman Sudjatmiko.

"Sok mau menyingkirkan Agama biar maju? Ente bkn Islam?" tulisnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati