Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:35wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Sentil Babe Haikal yang Bela HRS, EK: Pembohong ya Pembohong

Jumat, 16-April-2021 15:35

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadi menanggapi pembelaan yang dilakukan Haikal Hassan terhadap Habib Rizieq Shihab dalam akun Twitternya.

Dalam cuitannya, pria yang akrab disapa Babe Haikal tersebut mengatakan, apa kata Nabi Muhammaf SAW, apabila HRS yang diyakininya keturunan Rasulullah telah dihinakan dengan dituduh bohong.

Menanggapi hal tersebut tersebut, Eko menilai HRS jika disebut berbohong berarti adalah pembohong. "Pembohong ya, pembohong," kata Eko dalam akun Twitternya.

Ia pun meminta agar Haikal Hassan tak membawa-bawa Rosullulah. "Gak usah bawa-bawa Rasulullah," lanjutnya. 

Sebelumnya, sidang lanjutan kasus Habib Rizieq Shihab dengan menghadirkan saksi Wali Kota Bogor Bima Arya sempat diwarnai ketegangan.

Dalam persidangan itu, HRS dituduh berbohong perihal kasus tes usap di RS Ummi Bogor, Jawa Barat.

Terkait tuduhan tersebut, Sekjen HRS Center Haikal Hassan mengaku tak terima apabila Rizieq dituduh berbohong.

Lewat cuitannya di Twitter, Rabu 14 April 2021, Haikal Hassan menilai HRS merasa bugar saat dirawat di RS Ummi Bogor sehingga eks pentolan FPI itu meminta pulang.

"Beliau merasa bugar. Beliau minta pulang. Hasil PCR pun belum ada. Tapi Beliau dituduh bohong. Lho? Dasar apa kau tuduh bohong?,” ujar Haikal.

Haikal Hassan pun menyebut, apa kata Nabi Muhammaf SAW nantinya apabila HRS yang menurutnya keturunan Rasulullah telah dihinakan dengan dituduh bohong.

"Tapi. Ah sudah lah. Terserah kalian. Apa kata Rasulullah di yaumil hisab nanti saat anak-cucunya kau hinakan?,” ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli