Netral English Netral Mandarin
13:14wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Usai Pemecatan, Senior Demokrat Bakal Bocorkan Dosa Politik SBY, Netizen: Ga Usah Diibeberkan, Semua Orang Juga Sudah pada Tau.. 

Minggu, 28-Februari-2021 06:45

Agus Harimurti Yudhoyono
Foto : Kronologi.id
Agus Harimurti Yudhoyono
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pasca pemecatan 7 kader senior Demokrat, muncul ancaman di antara mereka bakal beberkan dosa-dosa politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Sontak ancaman tersebut menjadi perhatian warganet. Di akun FB Mak Lambe Turah, Minggu (28/2/21) banyak netizen memberikan komentar.

M:T: "Episod prihatin berikutnya."

Piccolo: "Bodo amat urusan partai itu mah."

Hyde Ucihiha: "Asik nih pada gelut."

Julius Rafles: "Klo sampe terjadi KLB akankah pepo termehek mehek???"

Taufik Akbar: "Ga usah di beberkan, semua orang juga sudah pada tau... entar termehek-mehek prihatin sambil drama2 gto lg trik cari simpati nya.. PANSOS."

Komrad Cryztianto: "Trotoar 4,6 km jg rame mak.. Klo untuk yg ini nih.. Suka suka mereka aja wong ujung2nya tetep aja yg di majuin anak paduka raja kok mak.. Gak seruuu."

Iplux: "Politik oh politik dan sapa tw dgn dipecat atau hanya pura-pura dipecat mana ada yg tahu,mencoba membuang air agar kapal yg mw tenggelam bisa berlayar lagi."

Sebelumnya dibertakan, politisi senior Partai Demokrat, HM Darmizal MS menyebutkan, pemecatan dia dan 6 kader lainnya dari Partai Demokrat menunjukkan wajah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sebenarnya. Dia pun mengancam bakal membeberkan dosa politik yang telah dilakukan SBY itu ke publik.

Menurutnya, putusan pemecatan sepihak terhadapnya dan 6 kader senior lainnya bakal semakin menyolidkan barisan untuk menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Sebabnya, tindakan itu justru membuat publik dan kader yakin Partai Demokrat itu berada dalam pengelolaan yang salah dan kental dengan nuansa yang tak taat aturan serta tak demokratis. Baca juga: Pecat 7 Kader, Partai Demokrat Akan Digugat ke PTUN

"Tindakan pemecatan ini menunjukkan wajah SBY sebenarnya yang antikritik, tidak demokratis, dan mengelola partai sesuai seleranya dan keluarga," ujarnya pada wartawan, Jumat (26/2/2021). Baca juga: Demokrat Pecat 7 Kader, Salah Satunya Marzuki Alie

Dia menerangkan, dia bersama 6 kader senior lainnya bakal mengajukan persoalan pemecatan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Bahkan, dia juga tak segan-segan untuk membeberkan dosa-dosa politik yang telah dilakukan SBY tersebut.

"Kami tak akan tinggal diam melihat arogansi dan otoritarianisme ini. Kini sudah kepalang basah jadi mandi sekalian, maka kami para senior lainnya, tak akan segan-segan untuk membongkar semua dosa politik mereka di depan publik dan segera tanpa kecuali," katanya seperti dilansir todayline.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto